• Rabu, 20 Oktober 2021

Mantan Manajer Cilegon United Akui Ada Pertimbangan Putusan Pengadilan Seret Namanya Jadi Terdakwa, tapi...

- Sabtu, 18 September 2021 | 09:53 WIB
Mantan Manajer Cilegon United Yudhi Aprianto angkat bicara seputar adanya pertimbangan putusan PN Serang yang menyeretnya jadi tersangka kasus perizinan Transmart Cilegon. (Uri Mashuri/Banten Raya)
Mantan Manajer Cilegon United Yudhi Aprianto angkat bicara seputar adanya pertimbangan putusan PN Serang yang menyeretnya jadi tersangka kasus perizinan Transmart Cilegon. (Uri Mashuri/Banten Raya)

BANTENRAYA.COM - Mantan Manager Cilegon United Yudhi Apriyanto tidak membantah adanya pertimbangan putusan PN Serang yang menyeret namanya untuk dijadikan terdakwa dalam kasus korupsi perizinan Transmart Cilegon.

Yudhi mengklaim, hal tersebut merupakan putusan awal di PN Serang. Sementara setelahnya ada beberapa putusan lainnya, termasuk juga putusan Peninjauan Kembali (PK) Tb Iman Ariyadi dari Mahkamah Agung (MA).

“Itu baru putusan pertama di PN Serang, kan ada beberapa putusan lagi di PK, yah kan,” katanya kepada wartawan, Senin 13 September 2021.

Baca Juga: Cek Fakta: Beredar Pesan Berantai Pilkades Kabupaten Serang Digelar 23 Oktober 2021

Yudhi menyatakan, tidak mungkin jika juga dirinya lolos dari jeratan hukum KPK Sebab, lembaga tersebut sangat profesional.

Bahkan dirinya juga sudah menjalani pemeriksaan sebagai sanksi selama 40 jam saat operasi tangkap tangan (OTT) dan berlanjut dalam pemeriksaan selama kurang lebih 1 tahun.

“Intinya begini tidak usah takut, KPK profesional, saya diperiksa 40 jam pada saat OTT, dan berlanjut selama satu tahun diperiksa," ujarnya.

Baca Juga: Kapasitas 25 Persen Pantai Anyer Terpenuhi, Wisatawan yang Baru Datang Bakal Diminta Putar Balik

"Jika ada fakta itu saya juga sudah (ditangkap -red) dan itu KPK independen, jadi tidak mungkin blunder, lagian siapa juga saya,” imbuhnya.

Yudhi menegaskan, dirinya tidak mungkin menjadi terdakwa. Sebab, jadi tersangka saja tidak. Dalam kasus tersebut dirinya hanya sebagai saksi.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Forwaka Banten Dibentuk, Kajati Minta Waspadai UU ITE

Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:51 WIB

Judicial Review AD ART Partai Demokrat, Sebuah Paradox

Minggu, 10 Oktober 2021 | 07:15 WIB
X