• Senin, 18 Oktober 2021

Tepi Sawah Coffee and Food Kota Serang: Seruput Kopi Sambil Menikmati Tenggelam Matahari

- Jumat, 17 September 2021 | 18:40 WIB
Suasana Tepi Sawah Coffee and Food yang berlokasi di Kampung Karang Asem, Kelurahan Pancur, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten. Selain menyediakan makanan dan minuman enak, cafe ini juga menyediakan pemandangan indah persawahan dan pegunungan, khususnya ketika matahari akan terbit dan tenggelam. (tohir)
Suasana Tepi Sawah Coffee and Food yang berlokasi di Kampung Karang Asem, Kelurahan Pancur, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten. Selain menyediakan makanan dan minuman enak, cafe ini juga menyediakan pemandangan indah persawahan dan pegunungan, khususnya ketika matahari akan terbit dan tenggelam. (tohir)

BANTENRAYA.COM - Menyeruput kopi atau makan makanan ringan di café sudah biasa dan mainstream. Tapi kalau menyeruput kopi sambil menikmati matahari tenggelam dan menghilang di balik bukit itu baru luas biasa.

Itulah yang akan dinikmati bila mengunjungi Tepi Sawah Coffee and Food yang berlokasi di Kampung Karang Asem, Kelurahan Pancur, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten.

Lokasi café ini sungguh unik dan cantik. Berada di pinggir sawah dengan latar belakang bebukitan di daerah Sayar, Taktakan, cafe ini menjadi tempat nongkrong yang nyaman dan indah. Sayar memang dikenal sebagai daerah perbukitan di Kota Serang. Daerah ini relatif masih perawan karena belum banyak pembangunan yang merusak alam. 

Baca Juga: Disparpora Uji Coba Penerapan Aplikasi PeduliLindungi di 7 Tempat Wisata di Kota Serang

Duduk dan menikmati secangkit kopi ditemani makanan ringan di Tepi Sawah Coffee and Food seperti sedang bermeditasi. Suasana tenang perkampungan dan pemandangan persawahan membuat pikiran tenang. Menimati suasana perbukitan membuat gairan hidup kembali menyala-nyala.

Ahmad Afwa alias Away, pemilik Tepi Sawah Coffee and Food, mengatakan, usaha barunya itu baru berjalan sekitar enam bulan yang lalu. Awalnya ia tidak sadar bahwa ada lokasi yang indah di Kota Serang di daerah Sayar.

Padahal, setiap tahun ia datang ke sini untuk menziarahi kakeknya yang dimakamkan di Makam Ki Sayar, salah satu pemakaman terbesar dan terkenal di daerah ini.

Baca Juga: Wisata Pemandian Cikoromoy Ramai, Polisi Gelar Sidak Prokes

Namun pada suatu hari setelah ziarah ke makam kakeknya dan berjalan-jalan ia melihat pemandangan yang sangat indah si lokasi yang saat ini ia jadikan tempat usaha. Maka terpikirlah untuk membuka usaha cafe tepi sawah di sana.

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pantai Pulomerak Sudah Kembali Beroperasi

Senin, 27 September 2021 | 10:00 WIB

Sambal Siwang Jadi Identitas di Bebek Cobek Cilegon

Rabu, 22 September 2021 | 09:30 WIB

Anda Suka Petai? Ini Segudang Manfaatnya Bagi Kesehatan

Minggu, 19 September 2021 | 11:44 WIB
X