• Rabu, 20 Oktober 2021

Kenapa 1 Dolar Tak Senilai dengan 1 Rupiah? Begini Penjelasan Bank Indonesia

- Sabtu, 11 September 2021 | 09:46 WIB
Keplaa Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono (tengah) saat menjadi pembicara dalam acara Capacity Building Wartawan Ekonomi dan Bisnis Provinsi Banten di salah satu hotel di Cinangka, Kabupaten Serang, Banten yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten, Jumat, 10 September 2021. (Jermaine A Tirta Dewa/Banten Raya)
Keplaa Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono (tengah) saat menjadi pembicara dalam acara Capacity Building Wartawan Ekonomi dan Bisnis Provinsi Banten di salah satu hotel di Cinangka, Kabupaten Serang, Banten yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten, Jumat, 10 September 2021. (Jermaine A Tirta Dewa/Banten Raya)

BANTENRAYA.COM - Bank Indonesia atau BI membeberkan alasan mengapa nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing cukup rendah. 

Bank Indonesia memberi contoh kenapa 1 dolar Amerika Serikat atau USD tidak bisa dihargai sama dengan Rp1. 

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono memberikan penjelasannya. 

Baca Juga: Baru Empat Jam Dibuka Kembali, Perputaran Uang di CFD Cilegon Capai Miliaran Rupiah

Penjelasan diungkap saat menjadi pembicara dalam acara Capacity Building Wartawan Ekonomi dan Bisnis Banten yang digelar Kantor Perwakilan BI Provinsi Banten di salah satu hotel ternama di Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, Jumat, 10 September 2021 malam.  

Dikatakam Erwin, saat ini nilai tukar berada pada sekitar Rp14.600 per 1 dolar

Dipaparkannya, niali tukar mata uang rupiah dipengaruhi oleh berbagai macam kejadian. Salah satunya adalah adanya inflasi atau kenaikan harga-harga. 

Baca Juga: Keluar Penjara Pekan Depan, Iman Ariyadi Bisa Mencalonkan Diri di Pemilu 2024

"(Contohnya) kalau kita beli telur hari ini harganya Rp1.000 tapi besok harganya Rp1.500, maka ada kenaikan Rp500 harga satu telur," ujarnya.

Dari ilustrasi tersebut, kata dia, terjadi kenaikan nilai dalam suatu waktu. Inflasi selalu mengurangi nilai rupiah. Inflasi yang bersampak pada nilai tukar tidak terjadi dalam satu bulan melainkan akumulasi dari tahun ke tahun.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada Penipuan Mengatasnamakan bank bjb

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:01 WIB

Harga Daging Sapi Mulai Stabil

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:00 WIB

UKM Sebawon Unival Ajak Kerjasama Seniman Yeseterke

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:24 WIB

Cakeoreoku Siap Kembali Berjualan

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:00 WIB

Dengan Rp650 Ribu, Acaramu Dijamin Mewah

Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:00 WIB

Daftar Pos Pay Dapat Voucher Rp10.000

Rabu, 13 Oktober 2021 | 01:49 WIB
X