• Jumat, 28 Januari 2022

LPA Banten Soroti Saipul Jamil yang Disambut Bak Pahlawan: Menyakiti Rasa Kemanusiaan 

- Senin, 6 September 2021 | 10:58 WIB
Saipul Jamil Saat Bebas Mendapat Kalungan Bunga. LPA Banten meminta semua pihak untuk kritis dan memberikan sanksi sosial.  (Saipul Jamil /Instagram/Gus Miftah)
Saipul Jamil Saat Bebas Mendapat Kalungan Bunga. LPA Banten meminta semua pihak untuk kritis dan memberikan sanksi sosial. (Saipul Jamil /Instagram/Gus Miftah)

BANTENRAYA.COM - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten bersuara terkait sambutan masyarakat yang berlebihan terkait bebasnya Saipul Jamil

Menurut Ketua LPA Provinsi Banten Hendry Gunawan, masyarakat seharusnya memberikan sanksi sosial kepada Saipul Jamil bukan malah menyambutnya seperti pahlawan. 

"Terkait hal tersebut, Lembaga Perlindungan Anak Provinsi Banten meminta seluruh masyarakat dapat memberikan sanksi sosial kepada Saiful Jamil atas kejahatan yang telah dilakukannya," kata Hendry, Senin 6 September 2021.

Baca Juga: Pertandingan Brasil vs Argentina Dihentikan oleh Badan Pengawas Kesehatan Nasional

Hendry menuturkan, LPA Provinsi Banten sangat menyayangkan sikap masyarakat yang menyambut kebebasan Saipul Jamil yang merupakan terpidana kasus kejahatan seksual dan penyuapan, yang disambut bak pahlawan dan diarak dengan mobil terbuka selepas terbebas dari lembaga pemasyarakatan Cipinang. 

Sikap seperti ini menurutnya sangat menyakiti rasa kemanusiaan korban dan ribuan korban-korban kejahatan seksual lainnya yang ada di Indonesia. 

"Serta melecehkan perjuangan para pekerja dan aktivis perlindungan anak yang telah bekerja susah payah untuk membebaskan anak dari serangan seksual terutama bentuk kekerasan sodomi," ujarnya. 

Baca Juga: Anyer-Cinangka Mulai Ramai, Okupansi Hotel Capai 100 Persen

Saipul Jamil diketahui dinyatakan bersalah oleh pengadilan sebagai predator kejahatan seksual dan penyuapan kepada panitera yang patut mendapat hukuman serta mendapat pemantauan secara sosial terutama masyarakat, karena ada masa depan anak-anak yang menjadi korban terenggut, dan jutaan anak lainnya yang melihat kejadian tersebut akan menganggap kejahatan yang telah dilakukan sebagai sebuah hal yang dibenarkan dan dapat menjadi panutan. 

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

China Pamer Kecanggihan Robot Militer Berkaki 4

Jumat, 28 Januari 2022 | 06:17 WIB

Bertajuk Festival Lunar, ACE Hardware Bertabur Promo

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:14 WIB
X