BANTENRAYA.COM – Kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menggelar stadium general bertajuk “Aksi Kolektif dalam Membangun Resiliensi Kebencanaan Komunitas”.
Stadium general digelar untuk menciptakan mahasiswa UIN SMH Banten yang peduli kebencanaan.
Dalam stadium general ini, UIN SMH Banten menghadirkan pembicara dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) Dompet Dhuafa.
Dekan Fakultas Dakwah UIN SMH Banten Endad Musaddad mengatakan, stadium general semacam ini rutin dilakukan tiap semester menjelang perkuliahan.
Baca Juga: Oknum Anggota DPRD Pandeglang Ditahan Atas Dugaan Kasus Pelecehan Seksual
Pada semester ini, kampus UIN SMH Banten mengundang Dompet Dhuafa sebagai pembicara yang membawakan materi pendidikan kebencanaan.
“Ini diperuntukkan bagi mahasiswa agar peduli terhadap masalah terkait kebencanaan, khususnya ada jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Labnya juga tentang kebencanaan ada perahu karet, terjun ke masyarakat dan lain-lain,” katanya.
Walaupun digagas oleh jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, tapi stadium general ini diperuntukkan bagi semua jurusan.
Misalkan, untuk jurusan Bimbingan Konseling Islam atau BKI, menangani pascabencana karena kadang korban bencana mengalami trauma.
Baca Juga: VIRAL Curhatan Wanita Ngaku Menyesal Menikah dengan Kakek Usia 70: Aku Sudah Tertipu
“Maka diterjunkan anak kita untuk sebagai psikolog dibuat kegiatan trauma healing,” katanya.
Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam atau KPI juga melakukan kegiatan di wilayah bencana, memberikan petuah keagamaan kepada masyarakat yang terdampak bencana, agar mereka tidak prestasi, putus asa, dan bangkit kembali.
“Ini dalam rangka memberikan pendidikan kepada mahasiswa sebab mereka akan menjadi agen masyarakat di masa akan datang, kalau di mahasiswa memiliki kepedulian kemudian aktif insyallah terjun juga tidak canggung lagi,” katanya.(***)











