BANTENRAYA.COM – Provinsi Banten memasuki musim panen padi pada periode Februari-April 2023.
Pada musim panen kali ini, Provinsi Banten menargetkan panen beras mencapai 491.440 ton.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, selama musim panen padi periode Februari sampai April 2023 ini Provinsi Banten diperkirakan akan mampu memproduksi 491.440 ton beras.
Baca Juga: Keutamaan Tanggal 22 di Bulan Syaban yang Wajib Diketahui Umat Muslim Menurut Ustadz Abdul Somad
Adapun rinciannya adalah yaitu pada Februari akan menghasilkan 341.763 ton gabah kering giling (GKG) atau bila menjadi beras akan menjadi 216.097 ton beras.
Pada bulan Maret produksi gabah akan menghasilkan 318.846 ton GKG atau 201.606 ton beras.
Sementara pada bulan April di masa panen terakhir akan menghasilkan 116.618 ton GKG atau 73.737 ton beras.
Baca Juga: Kapan Malam Nisfu Syaban 2023? Simak Jadwal, Keistimewaan dan Doa Amalannya
“Target produksi beras kita tahun 2023 ini 2 juta ton beras,” katanya.
Agus mengatakan, sesuai arahan dalam rapat, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Bulog dan BUMD milik Pemprov Banten yaitu PT ABM diharapkan bisa maksimal dalam menampung beras petani.
Sebab dalam penyerapan gabah atau beras ini pemerintah akan berlomba dengan swasta dalam membeli gabah petani.
Baca Juga: Peringati HPSN, Walikota Cilegon Ajak Masyarakat Pungut Sampah, Divideokan dan Ini Hadiahnya
“Kalau ekosistem ini berjalan, kami yakin distribusi beras akan baik pada musim kali ini,” katanya.
Terkait adanya PT Wilmar yang juga menyerap gabah dari petani Banten, Agus mengatakan, hal itu diperbolehkan karena itu adalah masalah mekanisme pasar.
Bahkan dengan adanya pembelian dengan harga tinggi seperti yang dilakukan PT Wilmar, maka petani menikmati keuntungan yang luar biasa.
Baca Juga: 10 Perusahaan Afiliasi Krakatau Steel Minta Pendampingan Hukum Penyelamatan Aset ke Kejari Cilegon
“Itulah resiko mekanisme pasar saat ini,” katanya.
Yang terpenting untuk dilakukan saat ini menurutnya adalah memaksimalkan peran Bulog dan BUMD dalam menyerap gabah atau beras petani.
Dengan demikian, pemerintah memiliki cadangan beras yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sampai dengan musim panen berikutnya. ***
Sumber: Muhamad Tohir/ BantenRaya.com
Pemprov Banten menargetkan produksi beras pada panen Februari-April 2023, capai 491.440 ton beras.











