BANTENRAYA.COM – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah didaulat menjadi keynote speaker pada acara loka karya nasional UI Greemetric untuk wilayah Indonesia bagian barat yang dihadiri oleh 37 perguruan tinggi.
Dalam acara yang digelar secara offline dan virtual itu, Bupati Serang memaparkan secara detail tentang pembangunan pentahelix.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku, diundang oleh pihak Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) untuk menyampaikan beberapa hal yang sedang dilakukan oleh Pemkab Serang.
Baca Juga: Tanah Urukan Berceceran, Walikota Serang Wanti-wanti Pelaksana Proyek Islamic Center Baitul Quran
“Topik pada kegiatan ini yaitu pembangunan berkelanjuta, tentunya pembangunan tidak selesai sampai era kita tapi sampai anak cucu kita dan selanjutanya,” ujar Tatu di auditorium Untirta, Selasa 13 September 2022.
Ia menjelaskan, pembangunan berkelanjutan harus benar-benar memperhatikan lingkungan dengan tidak merusaknya dan menjaga keberlangsungan bumi.
Kemudian juga perlu adanya sinergitas terutama antara pemerintah dengan perguruan tinggi yang selama ini sudah dilakukan oleh Pemkab Serang.
Baca Juga: Klik Link Tes Ujian Kehaluan Docs Google Form, Seberapa Halu Kamu Terhadap Seseorang?
“Saya juga menyampaikan perlunya pembangunan pentahelix yakni adanya sinergitas antar berbagai pihak dengan melibatkan semua stakeholder dalam proses pembangunan,” ujarnya.
“Pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial atau perorangan,” katanya.
Rektor Untirta Fatah Sulaiman mengatakan, kegiatan loka karya diiukti oleh 37 perguruan tinggi ditambah dengan pengelola perangkingan reward greenmetric.
Baca Juga: YouTuber Pemula Harus Tahu, ini Tips untuk Dapatkan 1000 Subscriber Pertama dengan Cepat dan Gratis
“Apa yang disampaikan Pemda Serang sejalan dengan apa yang dicanangkan oleh kampus-kampus yang hadir kaitanya dengan konsep pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menuturkan, output yang ingin didapatkan dari kegiatan loka karya itu masing-masing perguruan tinggi dapat mengimplemtasikan pembangunan yang berkelanjutan di kampusnya masing-masing.
“Jadi nanti kita saliang berbagi informasi untuk penguatan di kampus masing-masing,” paparnya.
Ketua UI GreenMetric World University Rankings Riri Fitri Sari menjelaskan, terdapat enam indikator greenmetric yang harus dipenuhi oleh perguruan tinggi.
Keenamnya adalah infrastruktur kampus yang indah, pengalahan air, pengolahan sampah, pengolahan transportasi ramah lingkunga, riset dan kehidupan yang berkualitas.
“Jadi acara seperti ini diseluruh dunia di Ekuador, kemarin di Kolombia, besok (hari ini-red) di Turki, kemudian di Meksiko dan Pracis,” katanya.***














