BANTENRAYA.COM – Pemerintah Indonesia dibuat kalang kabut atas aksi yang dilakukan Hacker Bjorka.
Pasalnya, Hacker Bjorka diketahui membocorkan data pribadi baik itu pejabat publik maupun lembaga.
Terkait aksinya itu, Hacker Bjorka pun menjadi perbincangan publik hingga tak sedikit yang penasaran tempat asalnya tak terkecuali motifnya.
Hacker Bjorka sendiri mengaku bahwa aksinya tersebut salah satunya didedikasikan untuk teman baiknya asal Indonesia yang berada di Warsawa, Polandia.
“Saya punya teman baik orang Indonesia yang di Warsawa,” cuitnya dalam bahasa Inggris di akun Twitter @bjorkanism.
“dan dia bercerita banyak tentang betapa kacaunya Indonesia. Aku melakukan ini untuknya,” sambungnya.
Baca Juga: 18 Mahasiswa MBKM Untirta Kembali ke Kampus
Hacker Bjorka juga meminta agar Kementrian Luar Negeri jangan mencoba untuk melacaknya dikarenakan teman baiknya itu tidak lagi diakui sebagai warga negara Indonesia karena kebijakan 1965.
Terkait cuitan itu, pengguna Twitter @ManOffi15400458 pun menelusurinya dan diduga menemukan teman Hacker Bjorka yang berasal dari Indonesia itu.
“Orang ini (kata Bjorka), telah kehilangan status kewarganegaraan Indonesianya karena kebijakan 1965. Saya mencoba menelusuri. ditemukan dengan nama: Soegeng Soejono,” tulisnya dalam bahasa Inggris.
“Jika Pemerintah benar-benar ingin menemukan Bjorka. Salah satu caranya adalah dengan melakukan investigasi dari sana,” sambungnya.
“Ia juga menyarankan agar posisi pemimpin teknologi di Indonesia tidak boleh berasal dari politisi atau tentara,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Soegeng Soejono sendiri merupakan mahasiswa eksil 1965.
Dimana, Soegeng Soejono dicabut hak kewarganegaraannya pasca peristiwa bersejarah tahun 1965 karena menolak Orde Baru yang kemudian dicap sebagai komunis.***











