Minggu, 15 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Minggu, 15 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Teks Khutbah Jumat Singkat Edisi Ramadhan, Tentang: 10 Hari Terakhir Ramadhan Pasarnya Orang-orang Beriman

Rafly Putra Amy Ramadhan Oleh: Rafly Putra Amy Ramadhan
27 April 2022 | 14:30
Teks Khutbah Jumat Singkat Edisi Ramadhan, Tentang: 10 Hari Terakhir Ramadhan Pasarnya Orang-orang Beriman

Inilah teks khutbah Jumat edisi Ramadhan tentang 10 Akhir Ramadhan pasarnya orang-orang beriman Pixabay/VisionPics

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Inilah teks khutbah Jumat edisi Ramadhan tentang 10 hari terakhir Ramadhan pasarnya orang-orang beriman.

Saat ini umat muslim sudah memasuki hari-hari terakhir di bulan Ramadhan yang mulia dan bulan keberkahan ini.

ADVERTISEMENT

Di 10 hari terakhir Ramadhan adalah puncaknya bulan Ramadhan yang mana terdapat malam Lailatul Qadar.

Baca Juga: Diskominfo Kota Serang Imbau Warga Mudik Aman dan Nyaman

Seperti kalian ketahui Malam Lailatul Qadar bisa kalian dapatkan pada 10 hari terakhir Ramadhan, tepatnya di waktu-waktu ganjil, oleh karena itu umat muslim dianjurkan untuk lebih meningkatkan ibadahnya.

Lantas kalian penasaran dengan isi teks khutbah Jumat edisi Ramadhan tentang 10 akhir Ramadhan pasarnya orang-orang beriman? Simak artikel ini sampai selesai.

Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, Berikut ini adalah teks khutbah Jumat edisi Ramadhan tentang 10 akhir Ramadhan pasarnya orang-orang beriman:

Baca Juga: Contoh Naskah Khutbah Singkat Idul Fitri 2022, Tentang: 6 Perkara yang Membatalkan Amal Shalih

Khutbah Pertama:

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ؛ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ بَلَّغَ الرِّسَالَةَ وَأَدَّى الأَمَانَةَ وَنَصَحَ الأُمَّةَ؛ فَصَلَوَاتُ اللهِ وَسَلَامُهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ .

أَمَّا بَعْدُ مَعَاشِرَ المُؤْمِنِيْنَ:

اِتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى؛ فَإِنَّ مَنِ اتَّقَى اللهَ وَقَاهُ وَأَرْشَدَهُ إِلَى خَيْرٍ أُمُوْرٍ دِيْنِهِ وَدُنْيَاهُ .

Ibadallah,

Khotib mewasiatkan kepada diri khotib pribadi dan jamaah sekalian agar senantiasa bertakwa kepada Allah Ta’ala. Menaati perintah-Nya dan menjauhi segala yang Dia larang. Terlebih lagi di bulan Ramadhan ini. Dimana setiap malam malaikat berseru agar orang yang berharap kebaikan segera melakukan Tindakan. Dan mereka yang terus berbuat keburukan untuk berhenti. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا كان أولُ ليلةٍ من شهرِ رمضانَ صُفِّدَتِ الشياطينُ ومَرَدةُ الجنِّ ، وغُلِّقتْ أبوابُ النارِ فلم يُفتحْ منها بابٌ ، وفُتِّحَتْ أبوابُ الجنةِ فلم يُغلقْ منها بابٌ ، ويُنادي منادٍ كلَّ ليلةٍ : يا باغيَ الخيرِ أقبلْ ، ويا باغيَ الشرِّ أقْصرْ ، وللهِ عتقاءُ من النارِ ، وذلك كلَّ ليلةٍ

“Apabila awal Ramadhan setan dan jin-jin yang durhaka dibelenggu. Pintu-pintu neraka ditutup. Tidak ada satupun pintunya yang terbuka. Sementara pintu-pintu surga dibuka. Tidak ada satupun pintunya yang ditutup. Setiap malam diserukan, ‘Hai orang yang berharap kebaikan, segeralah berbuat. Hai orang yang berbuat keburukan, berhentilah’! Dan Allah membebaskan sejumlah orang dari neraka, hal itu terjadi di setiap malam’.” [HR. At-Tirmidzi 682 dan Ibnu Majah 1642].

Ibadallah,

Ramadhan telah berlalu sebagian besarnya. Dan sekarang kita menghadapi bagian terbaik dari Ramadhan ini. Dua puluh yang utama telah berlalu. Sepuluh yang tersisa ini lebih berharga dari emas dan perhiasan dunia. Sepuluh hari terakhi ini adalah yang paling banyak kebaikannya. Orang yang berbahagia adalah mereka yang memanfaatkan sepuluh terakhir ini. Dan orang yang terhalang dari kebaikan adalah mereka yang masih lalai di sisa harinya ini.

Ibadallah,

Hari-hari Ramadhan ini begitu terbatas. Ditambah lagi dia cepat berlalu. Tidak terasa antara hari kedatangannya kemarin dengan hari sepertiganya sekarang ini. Baru saja kita katakana selamat datang Ramadhan. Sekarang kita sampaikan, tunggu! Pelan-pelanlah wahai Ramadhan. Demikianlah pergantian hari. Tidak terasa begitu cepat. Inilah hakikat kehidupan kita. Semakin bertambah hari, semakin berkurang usia kita. Semakin bertambah hari, perjalanan menuju kematian semakin dekat.

Ibadallah,

Di sepuluh hari terakhir ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berburu keutamaannya, keberkahannya, dan kebaikannya. Di sepuluh terakhir ini beliau begitu semangat beribadah. Sesuatu yang tidak dijumpai dalam hari-hari lainnya dalam satu tahun. Padahal beliau telah diampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan akan datang. Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَجْتَهِدُ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مَا لاَ يَجْتَهِدُ فِى غَيْرِهِ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya.” [HR. Muslim, no. 1175].

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ ، وَأَحْيَا لَيْلَهُ ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjima’), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya.” [HR. Bukhari, no. 2024 dan Muslim, no. 1174].

Di sepuluh terakhir ini Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisinya dengan shalat malam, berdzikir, berdoa, beristighfar, bahkan shalat beliau di sepuluh terakhir Ramadhan lebih panjang dibanding hari-hari sebelumnya. Dari Abu Dzar al-Ghifari radhiallahu ‘anhu,

صُمْنا مع رسولِ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وآله وسلَّمَ، فلم يُصَلِّ بنا حتَّى مضى سبْعٌ مِن الشَّهرِ، فقام بنا حتَّى ذهَبَ ثُلثا اللَّيلِ، ثمَّ لم يقُمْ بنا في السَّادسةِ، وقام بنا في الخامسةِ حتَّى ذهَبَ شَطْرُ اللَّيلِ، فقُلْنا: يا رسولَ اللهِ، لو نفَّلْتَنا بقيَّةَ ليلَتِنا هذه، فقال: إنَّه مَن قام مع الإمامِ حتَّى ينصرِفَ كُتِبَ له قيامُ ليلةٍ. ثمَّ لم يقُمْ بنا حتَّى بَقِيَ ثُلثُ الشَّهرِ، فصلَّى بنا في الثَّالثةِ، ودعا أهْلَه ونِساءَه، فقام بنا حتَّى تخوَّفْنا الفلاحَ. قلْتُ له: وما الفلاحُ؟ قال: السُّحورُ.

“Kami berpuasa Ramadhan bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. beliau tidak shalat bersama kami hingga tidak tersisa kecuali tujuh hari saja dari Ramadhan. Di malam itu, beliau shalat bersama kami hingga berlalu sepertiga malam. Kemudian saat tersisa enam hari, beliau tidak shalat bersama kami. Lalu shalat bersama kami saat tersisa lima hari. Beliau mengimami kami hingga sampai tengah malam.

Lalu kami berkomentar, ‘Wahai Rasulullah, seandainya Anda tambah lagi shalat sunnahnya di sisa malam ini’. Beliau menanggapi, ‘Sesungguhnya siapa yang shalat bersama imam hingga imam selesai, dicatatkan untuknya pahala shalat semalaman’.

Lalu beliau tidak shalat lagi bersama kami hingga tersisa tiga hari saja dari Ramadhan. Beliau shalat bersama kami dengna mengajak keluarga dan istri-istrinya. Lalu beliau mengimami kami hingga kami khawatir al-falah. Lalu ada yang bertanya pada Abu Dzar, ‘Apa itu al-falah’? Ia menjawab, ‘Sahur’.” [HR. Abu Dawud 1375].

Ibadallah,

Di sepuluh terakhir ini terdapat satu malam yang lebih istimewa dari 1000 bulan. Hal ini sudah kita ketahui bersama. Sudah sering diulang oleh para khotib dan penceramah. Namun berulangnya pesan tersebut apakah berdampak menggunggah hati kita untuk mengamalkannya? Apalah manfaatnya pengetahuan kita tentang keutamaannya kalau kita tidak tergerak juga untuk memanfaatkan, mencari, dan bersungguh-sungguh di malam tersebut?

Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

BACAJUGA:

drakor Mad Concrete Dreams

Spoiler Mad Concrete Dreams Episode 2 Sub Indo: Rencana Beresiko Su Jong dan Hwal Song

15 Maret 2026 | 18:45
Drakor Recipe For Love kembali tayang dengan episode terbaru. (Instagram/@kbsdrama)

Spoiler Drama Recipe For Love Episode 14 Sub Indo: Hyun Bin dan Joo Ah Makin Dekat

15 Maret 2026 | 16:12
Content creator Agung Karmalogy minta maaf.

Buntut Nimbrung di Unggahan Mengarah Pelecehan, Agung Karmalogy Minta Maaf dan Akui Kapok

15 Maret 2026 | 15:19
Drakor The Practical Guide To Love kembali tayang dengan episode terbaru. (Instagram/@jtbcdrama)

Spoiler The Practical Guide To Love Episode 6 Sub Indo: Tae Seop Ajak Ui Yeong Jalan

15 Maret 2026 | 14:48

إِنَّ هذا الشهرَ قدْ حضَرَكُمْ ، وَفيهِ ليلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شهْرٍ ، مَنْ حُرِمَها فَقَدْ حُرِمَ الخيرَ كُلَّهُ ، ولَا يُحْرَمُ خيرَها إلَّا محرومٌ

“Sesungguhnya bulan Ramadahan ini telah hadir di tengah kalian. Di dalamnya terdapat suatu malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Siapa yang terhalangi dari kebaikan mala mini, orang tersebut benar-benar terhalangi dari semua kebaikan. Dan tidaklah orang yang terhalangi dari kebaikannya, melainkan orang-orang yang memang layak terhalang dari kebaikan.” [Shahihul Jami’ 2247].

Malam ini begitu istimewa. Di lailatul qadr, malaikat turun ke bumi hingga bumi ini sesak dengan jumlah mereka. Di mala mini, pahala shalatnya setara dengan shalat sebulan penuh di bulan Ramadahan. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” [HR. Bukhari, no. 1901].

Sedangkan hadits lain menunjukkan siapa yang shalat di malam di bulan Ramadahan baru mendapat balasan yang sama seperti hadits di atas.

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” [HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759].

Di antara doa yang utama yang hendaknya diulang-ulang dibaca di malam lailatul qadar adalah:

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ  قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha-, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa do’a yang mesti kuucapkan?” Jawab Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berdo’alah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni (artinya: Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan–, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku–).” [HR. Tirmidzi no. 3513(

أَقُوْلُ هَذَا القَوْلَ وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُؤْمِنِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ يَغْفِرْ لَكُمْ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَحِيْمُ .

Khutbah Kedua:

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ عَظِيْمِ الإِحْسَانِ وَاسِعِ الفَضْلِ وَالْجُوْدِ وَالْاِمْتِنَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ؛ صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ .

Ibadallah,

Lailatul qadar itu sendiri memiliki arti yang istimewa. Di antara makna al-qadar adalah sempit. Seperti firman Allah Ta’ala,

وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَٰنَنِ

Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu menyempitkan rezekinya maka dia berkata: “Tuhanku menghinakanku”. [Quran Al-Fajr: 16]

Malam ini disebut dengan malam yang sempit karena banyaknya jumlah malaikat yang turun ke bumi di malam tersebut. Dan yang paling utama dari mereka yaitu Malaikat Jibril ‘alaihissalam,

تَنَزَّلُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ

“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.” [Quran Al-Qadar: 4]

Malaikat adalah makhluk suci. Kemudian makhluk suci ini memenuhi bumi. Menunjukkan betapa banyak kebaikan yang tersebar di malam tersebut.

Kemudian makna al-qadar yang lain adalah takdir. Karena di mala mini ditetapkan takdir tahunan. Allah Ta’ala berfirman,

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” [Quran 44:4]

Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu mengatakan, “Di malam itu Allah menetapkan urusan dunia satu tahun ke depan. Tentang siapa yang dipanjangkan usianya. Siapa yang meninggal. Dan tentang catatan rezeki.” (Tafsir Al-Qurthubi).

Makna lain dari malam lailatul qadar adalah malam kemuliaan. Karena mala mini satu ibadah dilipatgandakan pahalanya. Satu malam lebih utama daripada 1000 bulan. Allah Ta’ala berfirman, 

لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” [Quran Al-Qadar: 3]

Dengan banyak keutamaan di mala mini. Di hari-hari sepuluh terakhir ini merupakan pasar besar bagi orang-orang beriman. Kalau di dunia, para pedagang bersaing di pasar, maka sepuluh terakhir ini adalah pasar akhirat dimana orang-orang shaleh berlomba-lomba mendapat pahala. Dan sepuluh hari terakhir yang dimaksud adalah siang dan malamnya merupakan waktu-waktu yang paling utama untuk beribadah. Meskipun malamnya lebih utama dari siangnya.

Kita isi sepuluh terakhir ini dengan semakin giat membaca Alquran, berdoa kepada Allah, memohon ampunan kepada Allah, shalat malam, sedekah, dan ibadah-ibadah lainnya. Karena semua ibadah-ibadah itu dinilai lebih utama dari 1000 malam.

Semoga Allah memberi taufik kepada kita semua untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir ini. Mengampuni kita atas dosa-dosa dan kelalaian kita. karena kalau Ramadahan ampunan begitu mudah diperoleh masih tidak kita dapatkan, kapan lagi kita akan mendapat ampunan.

هَذَا وَصَلُّوْا وَسَلِّمُوْا رَعَاكُمُ اللهُ عَلَى مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللهِ كَمَا أَمَرَكُمُ اللهُ بِذَلِكَ فِي كِتَابِهِ فَقَالَ: ﴿ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً ﴾ [الأحزاب:٥٦]، وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (( مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا))

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ, وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ اَلْأَئِمَّةِ المَهْدِيِيْنَ؛ أَبِيْ بَكْرِ الصِّدِّيْقِ، وَعُمَرَ الفَارُوْقِ، وَعُثْمَانَ ذِيْ النُوْرَيْنِ، وَأَبِيْ الحَسَنَيْنِ عَلِيٍّ, وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِيْنَ وَعَنِ التَّابِعِيْنَ وَمَنِ اتَّبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَعَنَّا مَعَهُمْ بِمَنِّكَ وَكَرَمِكَ وَإِحْسَانِكَ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ.

اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلَامَ وَالمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالمُشْرِكِيْنَ وَدَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنَ وَاحْمِ حَوْزَةَ الدِّيْنَ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ, اَللَّهُمَّ آمِنَّا فِي أَوْطَانِنَا وَأَصْلِحْ أَئِمَّتَنَا وَوُلَاةَ أُمُوْرِنَا وَاجْعَلْ وِلَايَتَنَا فِيْمَنْ خَافَكَ وَاتَّقَاكَ وَاتَّبَعَ رِضَاكَ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ, اَللَّهُمَّ وَفِّقْ وَلِيَّ أَمْرِنَا لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى، وَأَعِنْهُ اللَّهُمَّ عَلَى البِرِّ وَالتَّقْوَى، وَسَدِّدْهُ فِي أَقْوَالِهِ وَأَعْمَالِهِ وَارْزُقْهُ البِطَانَةَ الصَّالِحَةِ النَّاصِحَةِ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ, اَللَّهُمَّ وَفِّقْ جَمِيْعَ وُلَاةَ أَمْرِ المُسْلِمِيْنَ لِلْعَمَلِ بِكِتَابِكَ وَاتِّبَاعِ سُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاجْعَلْهُمْ رَحْمَةً وَرَأْفَةً عَلَى عِبَادِكَ المُؤْمِنِيْنَ.

اَللَّهُمَّ آتِ نُفُوْسَنَا تَقْوَاهَا، زَكِّهَا أَنْتَ خَيْرَ مَنْ زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا، اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَوْى وَالعِفَّةَ وَالغِنَى, اَللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْنَا وَبِكَ آمَنَّا وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَبِكَ خَاصَمْنَا نَعُوْذُ بِعِزَّتِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، فَأَنْتَ الْحَيُّ الَّذِيْ لَا يَمُوْتُ وَالْجِنُّ وَالْإِنْسُ يَمُوْتُوْنَ.

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنْ كُلِّ خَيْرٍ خَزَائِنُهُ بِيَدِكَ، وَنَعُوْذُ بِكَ اللَّهُمَّ مِنْ كُلِّ شَرٍّ خَزَائِنُهُ بِيَدِكَ, وَنَسْأَلُكَ اللَّهُمَّ الجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ, اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَلِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ ذُنُوْبَ المُذْنِبِيْنَ مِنَ المُسْلِمِيْنَ وَتُبْ عَلَى التَّائِبِيْنَ، اَللَّهُمَّ ارْحَمْ مَوْتَانَا وَمَوْتَى المُسْلِمِيْنَ، وَاشْفِ مَرْضَانَا وَمَرْضَى المُسْلِمِيْنَ, اَللَّهُمَّ وَفَرِّجْ هَمَّ المَهْمُوْمِيْنَ مِنَ المُسْلِمِيْنَ، وَنَفِّسْ كَرْبَ المَكْرُوْبِيْنَ، وَاقْضِ الدَيْنَ عَنِ المَدِنِيْنَ، اَللَّهُمَّ وَارْفَعْ عَنَّا الغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْزَلَازِلَ وَالفِتَنَ وَالمِحَنَ وَالفِتَنَ كُلِّهَا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ؛ عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَةً وَعَنْ سَائِرِ بِلَادِ المُسْلِمِيْنَ عَامَةً يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ, رَبَّناَ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ, رَبَّنَا إِنَّا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الخَاسِرِيْنَ .

عِبَادَ اللهِ: اُذْكُرُوْا اللهَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ،  وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ  .

Baca Juga: Contoh Teks Khutbah Idul Fitri 2022 Tentang: Introspeksi Diri di Hari yang Fitri

Demikian teks khutbah Jumat edisi Ramadhan tentang 10 Akhir Ramadhan pasarnya orang-orang beriman.***

Editor: Administrator
Tags: 10 hari terakhir Ramadhanorang beriman
Previous Post

Link CCTV Arus Mudik Dishub Kota Cirebon, Pantau Kondisi Terkini Lalu Lintas Lebaran 2022 Sekarang

Next Post

Bagaimana Hukum Maaf-maafan di Hari Raya Lebaran 2022? Ini Jawaban Ustadz Khalid Basalamah

Related Posts

drakor Mad Concrete Dreams
Nasional

Spoiler Mad Concrete Dreams Episode 2 Sub Indo: Rencana Beresiko Su Jong dan Hwal Song

15 Maret 2026 | 18:45
Drakor Recipe For Love kembali tayang dengan episode terbaru. (Instagram/@kbsdrama)
Nasional

Spoiler Drama Recipe For Love Episode 14 Sub Indo: Hyun Bin dan Joo Ah Makin Dekat

15 Maret 2026 | 16:12
Content creator Agung Karmalogy minta maaf.
Nasional

Buntut Nimbrung di Unggahan Mengarah Pelecehan, Agung Karmalogy Minta Maaf dan Akui Kapok

15 Maret 2026 | 15:19
Drakor The Practical Guide To Love kembali tayang dengan episode terbaru. (Instagram/@jtbcdrama)
Nasional

Spoiler The Practical Guide To Love Episode 6 Sub Indo: Tae Seop Ajak Ui Yeong Jalan

15 Maret 2026 | 14:48
Link CCTV jalan tol Lebaran 2026 tersedia di bawah ini. (Instagram/@rsn_alvaro)
Nasional

20 Link CCTV Jalur Mudik Lebaran 2026, Jangan Sampai Macet Menghalangi Harimu

15 Maret 2026 | 12:27
Influencer Bude Wellness. (Instagram/@kynov_)
Nasional

Profil Bude Wellness, Influencer yang Sebut Penyakit TBC Bisa Diobati Secara Herbal

15 Maret 2026 | 12:00
Load More

Popular

  • OPD

    Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GRATIS! Link Download Logo Milad ke-62 IMM 2026, Lengkap dengan Filosofinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Isu Dugaan Praktik Pungli Pencairan Dana Sertifikasi Guru Agama, Kemenag Kota Tangerang: Itu Tidak Benar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh Pendakwah Inisial SAM Dilaporkan Atas Dugaan Kasus Pelecehan, Netizen Seret Nama Syaikh Ahmad Al Misry

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bagi-bagi Takjil Gratis untuk Warga, Siswa dan Wali Murid SMP Negeri 5 Kota Serang Tebar Kebaikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hapus Citra Buruk Komunitas Otomotif, Roadsters Cilegon dan SMR Buka Puasa Bersama Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Milad IMM ke-62 Tahun 2026! Cek 12 Ucapan yang Dapat Dibagikan dengan Mudah di Medsos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan Anggaran Sekolah Gratis Belum Dibayar, Dindikbud Banten Dinilai Tidak Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HMI Cilegon Dukung Langkah Tegas Penutupan Akses Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda