Pengadaan Obat di RSUD Adjidarmo, Terkendala Oleh E-Katalog

- Senin, 27 Maret 2023 | 21:24 WIB
Pihak RSUD dan DPRD Lebak gelar  Rapat Dengar  Pendapat di ruangan Komisi III, Senin 27 Maret 2023. (Sahrul/Bantenraya.COM) ((Sahrul/Bantenraya.com))
Pihak RSUD dan DPRD Lebak gelar Rapat Dengar Pendapat di ruangan Komisi III, Senin 27 Maret 2023. (Sahrul/Bantenraya.COM) ((Sahrul/Bantenraya.com))

 

BANTENRAYA.COM - Pengadaan obat di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung terkendala oleh ketersediaan obat di e-Katalog. Akibatnya sejumlah pasien BPJS banyak yang mengeluh, karena terkendala pihak rumah sakit mengalihkan untuk setiap pasien yang obatnya tak ada membeli di luar.

Direktur RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, Budhi Mulyanto mengatakan, penyebab kosongnya beberapa jenis obat dikarenakan belum tersedianya obat yang akan dibeli pada awal tahun di e-Katalog.

"Pengadaan obat utama, kami di e-Katalog, nah banyak item obat yang belum tersedia di sana. Karena sesuai arahan presiden, semua barang dan jasa milik pemerintah diutamakan melalui e-Katalog," kata Budhi usai rapat dengan Komisi III DPRD Lebak, Senin 27 Maret 2023.

Baca Juga: Bakesbangpol Kabupaten Serang Wacanakan Tes Urin Pegawai dan Pengunjung Tempat Hiburan Malam

Menurut Budhi, kekosongan obat-obatan tertentu memang selalu terjadi pada awal tahun. Tidak hanya di RSUD Adjidarmo melainkan juga di rumah sakit yang lain.

"Memang ketersediaan di awal tahun kurang atau tidak ada sama sekali, dan ini kami akui karena kesalahan kami dalam membuat buffer stock untuk tiga bulan terakhir, seharusnya di akhir tahun kami bisa menyiapkan stok untuk tiga bulan ke dapan. Ada beberapa obat yang kita tidak bisa siapkan buffer stocknya sehingga di bulan Maret ada yang kosong," tandas dia.

Budhi menambahkan, kebanyakan jenis obat-obatan yang kosong adalah obat untuk penyakit seperti diabetes, jantung, hipertensi dan lain-lain. Jumlah pasien dalam per harinya pun cukup banyak.

Baca Juga: Cegah Tawuran Berkedok Perang Sarung, Polisi Akan Galakkan Patroli Tiap Malam Hari

"Tapi untuk obat-obat yang penyakit lain aman ya, karena itu paling kami alihkan pasien untuk membeli di luar, kemudian nanti akan diganti oleh pihak kami," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Lebak, Eko Prohadiono menuturkan, atas keluhan sejumlah masyarakat. Dirinya, kemudian memanggil pihak RSUD Adjidarmo.

"Alhamdulillah, mereka mau datang kesini, itu bukti bahwa pihak rumah sakit masih peduli dengan pasien, kami juga akan mengupayakan semampu mungkin untuk mendorong agar pihak RSUD memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," tungkasnya. (***)

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Demo Tolak UU Cipta Kerja Warnai Aksi Bakar Ban

Jumat, 31 Maret 2023 | 19:13 WIB

Terpopuler

X