BANTENRAYA.COM – 4 nelayan asal Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang yang tewas tersambar petir saat berlayar mencari ikan di perairan Teluk Banten, Kabupaten Serang.
3 korban nelayan tersambar petir diantaranya yakni Herman 40 tahun, Jaman 50 tahun, Sopian 50 tahun.
Ketiga nelayan tersebut merupakan warga Kampung Mengger, Desa Kertasana, Kecamatan Bojonegara dan 1 lagi Sabeli 60 tahun, warga Kampung Karangdalan, Kecamatan Bojonegara.
Baca Juga: Jangan Asal Pakai, 5 Rekomendasi Sepatu Lari yang Nyaman Digunakan, Jarak Berapa Kilo pun Gasssss…..
Pantauan di rumah duka Almarhum Sopian di RT 01, RW 01, Kampung Mengger, Desa Kertasana, Kecamatan Bojonegara salah satu nelayan tersambar petir, nampak para handai taulan berdatangan untuk memberikan belasungkawa.
Untuk, Almarhum Sopian sendiri dimakamkan dengan 2 korban yang tewas tersambar petir jenazahnya yang dikuburkan berdampingan di pemakaman Kampung Mengger.
Prosesi penguburan dilakukan sekiranya pukul 17.00 WIB usai dilakukan shalat jenazah di salah satu masjid di Kampung Mengger.
Baca Juga: 8 Warga Negara Iran Penyelundup Narkoba 319 Kilogram Ajukan Kasasi
Imam anak dari almarhum Sopian menyampaikan, baru mendapatkan kabar ayahnya tersambar petir sekiranya pukul 09.00 WIB. Dimana, dirinya dibangunkan oleh ibunya.
“Baru mendapatkan kabar itu saya jam (pukul-red) 09.00 sama ibu. Kaget juga,” katanya, Senin 5 Februari 2024.
Imam menyatakan, tidak ada firasat dan tanda apapun jika ayahnya akan meninggal. Seperti biasa, imbuhnya, ayahnya sudah berangkat melaut mencari ikan pada pukul 03.00.
Baca Juga: 3 Kecamatan di Kota Cilegon Belum Terima Kotak Suara Pemilu 2024
“Biasa bapak itu pergi jam (pukul) 03.00 pagi. Kondisi orang-orang di rumah itu masih pada tidur,” jelasnya.
Untuk kejadian sendiri, papar Imam, menurut para saksi yang berlayar melaut dengan ayahnya.
Kondisi tersambar petir saat berada di laut pada sekitar pukul 08.30 WIB, dimana sedang beristirahat di atas kapal.
“Memang biasanya jam segitu istirahat diatas kapal dan sebentar lagi menarik jala yang sudah ditebar. Jadi kondisi tersambar itu sedang beristirahat semua,” ucapnya.
Baca Juga: Gara-gara Judi Online, Supervisor Bank Banten Kuras Uang Rp 6,1 Miliar dengan Modus Seperti Ini
Ayahnya sendiri, papar Imam, merupakan pelaut yang ikut dengan pemilik kapal Herman yang juga warga Kampung Mengger dan sama tersambar petir.
“Pemilih kapal itu Mang (sebutan paman lebih tua) Herman juga tersambar. Itu tetangga yang punya kapal yang melaut bersama bapak,” jelasnya.
Saat ini, papar Imam, pihaknya meminta doa kepada seluruh masyarakat untuk almarhum ayahnya, serta mendoakan keluarga untuk tetap diberikan ketabahan.
“Sudah jalannya. Kami hanya minta didoakan yang terbaik untuk bapak, semoga kami juga diberikan kekuatan menghadapi musibah ini,” ucap Imam yang merupakan anak ke 3 dari Almarhum Spian.
Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Serang Sabihis mengungkap, peristiwa itu terjadi saat nelayan sedang memasang jaring ikan.
“Mereka berangkat ke laut jam 04.00 WIB. Katanya sedang memasang jaring dan sudah dapat ikan juga sekitar 10 kilogram,” ujarnya.
Baca Juga: Love Song for Illusion Episode 10 Sub Indo: Spoiler Beserta Link Nonton Full Movie
Ia menjelaskan, para nelayan tersebut sedang mencari ikan di sekitar laut Teluk Banten dan tidak jauh dari lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wadas, Kecamatan Bojonegara.
“Jumlah di perahu tujuh orang, yang tiga orang Alhamdulillah selamat,” katanya.
Sementara itu salah seorang nelayan TPI Wadas Saiful Munif mengatakan, tiga orang nelayan yang selamat belum bisa dimintai keterangan karena mereka masih trauma.
Baca Juga: MIRIS! Masih Ada 3 SMA Negeri di Banten yang Numpang di Sekolah Lain
“Yang selamat belum bisa diajak ngobrol. Jadi mereka ini baru menjual ikan di TPI Pulo Kali, Kecamatan Pulo Ampel. Terus berangkat ke laut lagi,” tuturnya.
Saiful mengungkapkan, para nelayan tersebut sudah mendapatkan ikan teri nasi. “Sepertinya belum ada rencana pulang karena masih mencari ikan, tapi ternyata ada kejadian ini,” pungkasnya. ***


















