BANTENRAYA.COM – Jubir Menhan, Dahnil Anzar Simajuntak bantah pernyataan capres no urut 01 Anies Baswedan.
Anies Baswedan dinilai telah memertontonkan kebohongan soal klaim anggaran alutsista yang disampaikan apda debat capres kedua, Minggu 7 Januari 2024.
Dahnil Anzar juga mengungkapkan pernyataan Anies Baswedan soal anggaran alutsista adalah kebohongan terhadap rakyat Indonesia.
Selaku Jubir Menhan, Dahnil Anzar menyampaikan kritik terhadap penampilan Anies di debat capres semalam.
Dikutip Bantenraya.com dari akun Instagram @dahnil_anzar_simanjuntak, Dahnil mengungkapkan, biaya pertahanan Kementerian Pertahanan RI 2023 hanya Rp131 triliun.
Sementara data sebenarnya yang dipakai untuk alutsista sebesar Rp30 triliun dari Rp131 triliun.
Namun, Anies Baswedan menyebut Prabowo Subianto telah menghabiskan Rp700 triliun untuk belanja alutsista bekas.
Baca Juga: Seret Bobby Nasution, Siapakah Clara Wirianda? Simak Profil, Biodata Hingga Instagram Sang Selebgram
Mantan dosen di Untirta itu pun memertanyakan dari mana Anies Baswedan mendapatkan data tersebut.
“Anies kehilangan otoritas bicara etika pada debat ini, belum bicara rekam jejak ya,” tulisnya.
“Pada debat ini saja setidaknya ada 3 hal dia melakukan kebohongan publik demi menjatuhkan rival politik, Berbohong terkait belanja alutsista bekas Rp700 triliun,” katanya.
Baca Juga: 3 Bocah Tenggelam di Sungai Irigasi Tambak Pamarayan, Ada yang Meninggal Dunia
Dalam unggahan videonya juag Dahnil menyebutkannya dengan hal yang sama, bahkan Dahnil menyebut Anies telah kehilangan otoritasnya buntut bicara soal etik.
“Bagi saya Mas Anies kehilangan otoritas untuk bicara soal etik dan moral. Karena apa yang dilakukan Pak Anies hari ini menunjukkan itu,” ungkap Dahnil.
Ia juga menyebut bahwa capres no urut 01 telah memertontonkan kebohongan di depan rakyat Indonesia hanya untuk menjatuhkan lawan politiknya.
Baca Juga: Tak Mau Jabat Tangan Dengan Anies Baswedan Usai Debat Capres, Ini Alasan Prabowo Subianto
“Pertama, anda melihat Tempo hari ini menemukan Mas Anies menyebutkan ada belanja Kemhan 700 triliun alutsista bekas,” ujarnya
“Itu adalah kebohongan yang dipertontonkan Mas Anis untuk sekedar menjatuhkan Pak Prabowo,” terang Dahnil.
Lebih lanjut dirinya menerangkan anggaran Kementerian Pertahanan sepanjang tahun 2023 hanya Rp131 triliun, jauh dari Rp700 triliun.
“2023 anggaran Kemhan itu 131 T. Yang dibelanjakan untuk alutsista sekitar 30 T. Dari mana data yang menyatakan 700 T dibelanjakan untuk alutsista bekas?,” terang Dahnil.
Dahnil juga sangat menyayangkan narasi yang disampaikan capres no urut 1, bahkan dirinya menyebutnya sebagai fitnah dan hoaks.
“Sekali lagi menggunakan data palsu dan menyebarkan hoaks untuk sekedar memfitnah dan menjatuhkan orang lain,” tegasnya.
Selain itu, Dahnil menilai, Prabowo Subianto adalah sosok yang sudah berkomitmen untuk menjaga bangsa dan negara.
Oleh karena itu, Dahnil menyebut Anies tak pantas membicarakan etik jika masih menyerang Prabowo dengan data palsu.
“Orang lain yang selama ini memiliki komitmen untuk bangsa negara, itu tentu adalah tindakan haus kekuasaan dan abai etika,” tutupnya. ***

















