• Kamis, 9 Desember 2021

RSUD Adjidarmo Sering Kehilangan Stok Obat, Ternyata Pelakunya Karyawan Sendiri

- Selasa, 18 Mei 2021 | 10:23 WIB
WhatsApp Image 2021-05-18 at 10.21.39 AM
WhatsApp Image 2021-05-18 at 10.21.39 AM

LEBAK, BANTEN RAYA - Obat di gudang farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Adjidarmo sering dibobol maling. Saat dipasang CCTV, ternyata pelakunya tujuh karyawan internal di rumah sakit tersebut.


Berdasarkan informasi yang diterima Banten Raya pihak manajemen rumah sakit setempat, sejak tiga bulan terakhir ini, obat-obatan di farmasi RSUD Adjidarmo sering hilang. Agar diketahui siapa pelakunya, maka pihak manajemen memasang CCTV di dalam gudang farmasi tersebut.


"Setelah kami pasang CCTV, ternyata pelakunya adalah orang-orang yang kita kenal, karena mereka adalah karyawan di rumah sakit ini," ujar seorang karyawan RSUD Adjidarmo yang enggan menyebutkan namanya.


Setelah mengetahui para pelakunya melalui CCTV, manajemen RSUD Dr Adjidarmo langsung melaporkannya ke pihak kepolisian, serta dua hari sebelum lebaran, tepatnya Selasa (11/5), para pelaku yang berjumlah tujuh orang akhirnya berhasil ditangkap.


"Saya tidak tahu ditangkapnya dimana, yang pasti para pelaku sudah dikantor polisi," kata karyawan tadi.


Terpisah, Kapolsek Rangkasbitung, AKP Malik Abraham membenarkan telah terjadi tindak pencurian obat-obatan beberapa kali di gudang farmasi RSUD Dr Adjidarmo Rangkasbitung, oleh tujuh karyawan di rumah sakit tersebut.


"Kasus ini yang menanganinya pihak Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak. Ketujuh pelakunyapun diamankan di Polres," kata AKP Malik. (hudaya)

Editor: Redaksi

Terkini

X