• Rabu, 29 Juni 2022

Ini Jurus Pemprov Banten Hadapi Kelangkaan Obat dan Oksigen Medis serta Tekanan Keterisian RS

- Senin, 12 Juli 2021 | 22:15 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim.
Gubernur Banten Wahidin Halim.

TANGERANG, BANTEN RAYA- Pemprov Banten kini tengah fokus untuk menjamin ketersediaan layanan dalam penanganan pandemi Covid-19. Baik dari ketersediaan obat-obatan, oksigen medis dan juga temapt tidur perawatan pasien di rumah sakit (RS).


Demikian terungkap dalam Rapat Kelangkaan Obat dan Oksigen Di Provinsi Banten yang digelar di Pendopo Kabupaten Tangerang Jalan Ki Samaun Nomor 1, Kota Tangerang, Senin (12/7/2021).


Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengungkapkan, persoalan pandemi Covid-19 adalah ujian bersama sebagai amanah jabatan.


"Tugas kita bagaimana mencegah masyarakat berbondong-bondong ke rumah sakit," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima bantenraya.com, Senin (12/7/2021).


Dikatakan, dari pemerintah pusat ada tiga paket obat untuk yang terkonfirmasi Covid-19 untuk masyarakat kurang mampu, terutama di pedesaan.


"Pemberian obat harus didampingi oleh Babinsa, perawat atau bidan desa. Panglima TNI juga perintahkan Babinsa untuk memberikan bantuan beras bagi masyarakat kurang mampu yang sedang melakukan isolasi mandiri," katanya.


BACA JUGA: Kasus Covid-19 Meningkat, 6 Negara Tutup Pintu bagi Kedatangan Indonesia 


Diungkapkan mantan Walikota Tangerang itu, saat ini anggota masyarakat yang melakukan isolasi mandiri perlu ada yang membimbing atau mendampingi. Sehingga tidak terjadi panic buying pada obat-obatan dan oksigen medis.


Masih menurut WH, saat ini Pemprov Banten mendapat bantuan isi ulang gratis oksigen sebanyak 300 tabung dari PT Krakatau Steel Persero, 300 tabung dari PT Samator Gas, serta bantuan isi ulang mobile sebesar 500 metrik kilogram dari PT Linde Indonesia.

Halaman:

Editor: Dewa

Tags

Terkini

Banten Mulai Lewati Masa Puncak Gelombang 3 Covid-19

Selasa, 22 Februari 2022 | 16:16 WIB
X