• Jumat, 28 Januari 2022

Masih PPKM Darurat, Pengunjung Toko dan Kios di Pasar Rangkasbitung Dibatasi

- Selasa, 6 Juli 2021 | 10:03 WIB
IMG-20210630-WA0024 (1)
IMG-20210630-WA0024 (1)

LEBAK,  BANTEN RAYA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak akan menetapkan memberlakuan pembatasan jumlah pengunjung atau konsumen bagi seluruh toko. Kebijakan ini diterapkan sebagai pengganti pemberlakuan ganjil genap kunjungan konsumen ke toko dan kios di Pasar Rangkasbitung.


Kepala Bidang Pasar pada Disperindag Lebak, Dedi Setiawan kepada Banten Raya mengatakan, pembatalan sistem ganjil genap bagi para pemilik toko dan kios memang tidak diatur dalam Intruksi Bupati Lebak Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.


BACA JUGA: Jangan Coba-coba, Pelanggar PPKM Darurat Terancam Penjara hingga 7 Tahun


"Sistem ganjil genap awalnya akan diberlakukan. Teknisnya, nomor toko dan kios yang genap diliburkan satu hari serta nomor ganjil boleh buka. Sistem ini bergiliran satu hari sekali. Namun karena tidak diatur dalam intruksi bupatinya, maka sistem tersebut dibatalkan," ujar Dedi, Senin (5/7/2021).


Sebagai penggantinya kata Dedi, pihaknya akan memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung atau konsumen di seluruh toko dan kios. Agar maksimal aturan ini dikordinasi dengan pihak Polres, Kodim 0603, serta Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lebak.


"Sistem pembatasan konsumen di pasar tersebut tidak mungkin kami awasi sendiri, harus dibantu aparat dari tiga lembaga lain," terangnya.


Saksikan Diskusi Menarik di Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel


https://www.youtube.com/watch?v=AUxiaGeWwC8&t=5s


Terpisah, Plt Asisten Daerah (Asda) II Pemkab Lebak Ajis Suhendi membenarkan, pencegahan penularan Covid-19 di Pasar Rangkasbitung akan dilakukan dengan pembatasan konsumen.

Halaman:

Editor: Dewa

Tags

Terkini

Dwi Andika Mengaku Sakit Usai Vaksinasi Booster

Senin, 24 Januari 2022 | 08:17 WIB
X