• Sabtu, 21 Mei 2022

PPKM Darurat, Alun-alun Rangkasbitung Dipasangi Garis Polisi

- Minggu, 4 Juli 2021 | 14:48 WIB
Alun-alun Rangkasbitung
Alun-alun Rangkasbitung

LEBAK, BANTEN RAYA- Area Alun-alun Rangkasbitung ditutup dan dipasangi garis polisi sejak Minggu (4/7/2021) dininhari. Hal tersebut dilakukan agar tidak ada aktivitas di fasilitas tersebut selama penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat berlangsung, Alun-alun harus terbebas dari semua jenis aktivitas masyarakat.


Berdasarkan pantauan bantenraya.com pagi ini, tidak hanya area alun-alun yang dipasangi garis polisi, Jalan sebelah Alun-alun Barat menuju Jalan Abdinegara yang melintasi Kantor Bupati Lebak juga ditutup. Akses jalan tersebut ditutup menggunakan water barier milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak.


Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkab Lebak Eka Prasetiawan mengatakan, pemasangan garis polisi di Alun-alun Rangkasbitung karena pasca Lebak ditetapkan zona merah, masih banyak masyarakat yang tetap beraktivitas di alun-alun.


"Karena selalu ramai dikunjungi masyarakat, maka Alun-alun Rangkasbitung ditutup menggunakan garis polisi,"ujar Eka.


Ditambahkannya, karena sudah dipasangi garis polisi maka hingga 20 Juli mendatang maka kegiatan car free day (CFD) pun ditiadakan.


Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel


https://youtu.be/h35GxiAosjo


"Bila CFD tetap berjalan tentu resiko penularan Covid-19 akan mengancam. Makanya hingga 20 Juli mendatang, Pemkab meniadakan CFD," tegasnya. (hudaya)

Editor: Dewa

Tags

Terkini

Banten Mulai Lewati Masa Puncak Gelombang 3 Covid-19

Selasa, 22 Februari 2022 | 16:16 WIB
X