• Minggu, 29 Januari 2023

Titian Perkotaan dan Perdesaan

- Jumat, 6 Mei 2022 | 01:06 WIB
Riswanda PhD. (Dokumentasi pribadi.)
Riswanda PhD. (Dokumentasi pribadi.)

Oleh: Riswanda

Tilikan Riswanda perihal pengindahan strategi bertara wilayah perkotaan dan perdesaan, ‘Rural-Urban Linkage and Local Government Capacity in Coping With Water Crisis: A Brief Note From Indonesia’ (Widianingsih, Riswanda, Paskarina 2019), semestinya ikut mengilhami forum Urban 20 baru saja.

Apalagi, momentum mudik Lebaran mengulurkan sebuah refleksi kritis saat mungkin sebagian besar pemudik ada dalam perjalanan dari kota ke desa.

Estimasi 85.5 juta pemudik (Kemenhub 2022) bukan hanya akbar perhelatan. Angka ini sepatutnya menorehkan catatan kritis regulasi kebijakan. Maksudnya?

Seperti disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat masih dalam forum G20 Bali 2022, persoalan padatnya pemukiman menyertai bengkaknya arus urbanisasi demi perbaikan kesejahteraan. Rembetan isu kawasan tinggal (dianggap) biasa bertali dengan krisis air bersih. Luapan air akibat minimnya serapan lahan hijau beralih perumahan berizin baru dan baru lagi juga terlampau sering dipandang wajar. Padahal, slogan pembangunan berkelanjutan, kewaspadaan bencana, diskusi perubahan iklim global cukup sengit diwacanakan.

Kecerewetan atas nyatanya persoalan ini tampaknya tidak cukup menjadi obor langkah aksi multi-pemangku kepentingan yang lebih serius.

Pra pandemi, Bappenas (2021) menaksir 73 persen dari total 319 juta penduduk Indonesia bermukim di wilayah praja atau metropolis.

Riswanda

PP 21/ 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang hadir memayungi langkah beberapa regulasi wilayah berupa perwal, perkab geo-spasial. Mengapa kemudian di titik tertentu perkotaan lahan hijau masih tetap semakin menghilang, sementara lahan perumahan semakin bermunculan?

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kembali membicarakan IKN

Selasa, 27 September 2022 | 17:41 WIB

RUU PRT, Lalai Anasir Perlindungan Anak

Rabu, 14 September 2022 | 09:43 WIB

Makna Emotif Penataan Kebijakan Sosial

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 15:49 WIB

Melampaui Perbahasan Stunting

Selasa, 2 Agustus 2022 | 09:53 WIB

Hal Ihwal Desain Kesejahteraan Publik

Rabu, 20 Juli 2022 | 06:17 WIB

Cut off Inovasi Muluk, Bidik Pangkal Masalah

Sabtu, 2 Juli 2022 | 16:44 WIB

Mendendangkan Kebijakan Vokasi, Sudah Jitu kah?

Jumat, 24 Juni 2022 | 03:31 WIB

Mempercakapkan Social Enterprise

Minggu, 22 Mei 2022 | 20:46 WIB

Stigma yang Terlupakan

Selasa, 17 Mei 2022 | 11:00 WIB

Payung Pelindung Ruang Aman bagi Perempuan

Jumat, 6 Mei 2022 | 08:10 WIB

Dialektika Kebijakan, dan Bukan Drama

Jumat, 6 Mei 2022 | 07:00 WIB

Titian Perkotaan dan Perdesaan

Jumat, 6 Mei 2022 | 01:06 WIB

ATM Beras sampai Subsidi, Ukuran Sejahtera?

Senin, 18 April 2022 | 15:24 WIB

Conundrum Cuti Bersama dan Teguran Berempati

Minggu, 17 April 2022 | 13:37 WIB

Fakta Menarik Politik, Seputar Lingkaran Mistis

Sabtu, 2 April 2022 | 05:53 WIB

Bangga Buatan Indonesia, Mau Dibawa Kemana?

Jumat, 1 April 2022 | 06:22 WIB

Kekusutan Minyak Goreng dan Filosofi Batman

Sabtu, 12 Maret 2022 | 06:02 WIB

KKB, Arsitektur Sosial dan Silaturahmi Pemikiran

Sabtu, 12 Maret 2022 | 05:53 WIB
X