• Sabtu, 21 Mei 2022

Mendemokrasikan Kampanye: Sebuah Catatan Kebijakan

M Hilman Fikri
- Jumat, 7 Januari 2022 | 09:46 WIB
Riswanda PhD. (Dokumentasi pribadi.)
Riswanda PhD. (Dokumentasi pribadi.)

Oleh: Riswanda PhD

Rilis Badan Litbang Kompas (2021) perihal tanggapan masyarakat atas ikhtiar kampanye politik untuk Pemilu 2024 di tengah periode pandemi cukup menggelitik. 

Catatan, 68 persen responden menilai kampanye dengan media baliho tidak mempengaruhi preferensi, atau katakanlah elektabilitas seorang figur.  

Upaya perkenalan demokratis yang dilakukan sejumlah figur bahkan dinilai 74,8% responden tidak etis, mungkin terpaut masa krisis pemulihan dampak pandemi saat ini.  

Sorotan pada momentum pemasangan dinilai sejumlah pemerhati sebagai sempit empati, juga terlampau dini (Tirto.id 2021, Suara 2021). 

Sementara Bawaslu (2021) menggaduhkan akses langsung terhadap laporan arta kampanye dan PP 94/ 2021 berkenaan netralitas ASN dalam Pemilu dan Pemilihan serentak tahun 2024, perhatian kepada irisan kebijakan publik dan nilai aktual politik juga hakiki. 

 Mengutip frasa teoretikus politik bersejarah bahwa ‘democracy has to be born anew every generation, and education is its midwife’ (John Dewey The Middle Works, 1899-1924). 

Artinya, pembelajaran demokrasi haruslah terlahir kembali pada tiap generasi, dimana kata kuncinya adalah pendidikan. 

Demokrasi bukan hanya soal memilih dan dipilih, atau siapa boleh menunjuk serta siapa-siapa cakap ditunjuk. 

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stigma yang Terlupakan

Selasa, 17 Mei 2022 | 11:00 WIB

Payung Pelindung Ruang Aman bagi Perempuan

Jumat, 6 Mei 2022 | 08:10 WIB

Dialektika Kebijakan, dan Bukan Drama

Jumat, 6 Mei 2022 | 07:00 WIB

Titian Perkotaan dan Perdesaan

Jumat, 6 Mei 2022 | 01:06 WIB

ATM Beras sampai Subsidi, Ukuran Sejahtera?

Senin, 18 April 2022 | 15:24 WIB

Conundrum Cuti Bersama dan Teguran Berempati

Minggu, 17 April 2022 | 13:37 WIB

Fakta Menarik Politik, Seputar Lingkaran Mistis

Sabtu, 2 April 2022 | 05:53 WIB

Bangga Buatan Indonesia, Mau Dibawa Kemana?

Jumat, 1 April 2022 | 06:22 WIB

Kekusutan Minyak Goreng dan Filosofi Batman

Sabtu, 12 Maret 2022 | 06:02 WIB

KKB, Arsitektur Sosial dan Silaturahmi Pemikiran

Sabtu, 12 Maret 2022 | 05:53 WIB

Valentine Bukanlah Kearifan Lokal

Rabu, 16 Februari 2022 | 18:27 WIB

Learn, Unlearn, Relearn

Kamis, 10 Februari 2022 | 17:41 WIB

Takrif Guru Besar di Indonesia

Jumat, 4 Februari 2022 | 14:57 WIB

Kuliah 4.0

Kamis, 27 Januari 2022 | 09:43 WIB

Keniscayaan hadirnya UU TPKS

Senin, 17 Januari 2022 | 10:28 WIB

Mendemokrasikan Kampanye: Sebuah Catatan Kebijakan

Jumat, 7 Januari 2022 | 09:46 WIB

Membicarakan Capacity Building

Sabtu, 25 Desember 2021 | 19:00 WIB
X