Sabtu, 24 Januari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Sabtu, 24 Januari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Pensiun Dini Krakatau Steel dengan Uang Danantara Rp650 Miliar, PB Al Khairiyah Duga Praktik Korupsi Masih Subur

Uri Mashuri Oleh: Uri Mashuri
6 Januari 2026 | 08:31
Krakatau Steel

Pensiun Dini Krakatau Steel. (Dok Banten Raya)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – PT Krakatau Steel menyiapkan anggaran Rp650 miliar untuk pensiunkan karyawan.

BACAJUGA:

Samsung

Ini Rekomendasi HP Samsung 5G di 2026 yang Layak Dibeli

23 Januari 2026 | 07:44
D Gria Family Hotel

D Gria Family Hotel Gandeng Manajemen Baru, Bakal Buat Gebrakan Besar

22 Januari 2026 | 17:06
Empek-empek D Shoop

Lezatnya Empek-empek Khas Palembang di D Shoop sudah Masuk Pasar Modern

22 Januari 2026 | 15:23
D Gria Family Hotel

D Gria Family Hotel Tempat Menginap Favorit Keluarga di Tengah Kota Serang

22 Januari 2026 | 13:44

Pada periode November dan Desember sudah ada kurang lebih sebanyak 300 karyawan ikut program pensiun dini PT Krakatau Steel.

Krakatau Steel baru saja mendapatkan anggaran Rp4,9 miliar untuk modal kerja dan operasional pembelian bahan baku.

Namun, sebagian diantaranya untuk kompensasi atas pensiun dini karyawan.

BACA JUGA: Krakatau Steel Berharap Suntikan Modal Danantara

Corporate Secretary PT Krakatau Steel Fedaus berkilah tak ada pemutusan hubungan kerja atau PHK karyawan, yang ada penawaran pensiun dini.

“Jadi Rp4,9 triliun (pinjaman Danantara), Rp650 miliarnya itu angkanya begitu (untuk program pensiun dini). Jadi, memang waktu kita bilang suatu efisiensi perubahan struktur transformasi, pasti ada beberapa orang yang mungkin departemennya sudah tidak ada lagi. Efisiensi atau apa, dia mau ada di pensiun. Nah, kita pun membayarkan angkanya mereka dengan sama dan juga sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kemarin November-Desember sudah berjalan,” katanya, Minggu, 4 Januari 2026.

Fedaus menjelaskan, ada sekitar 300 orang yang sudah ikut dalam program tersebut, setiap karyawan bisa mendapatkan ratusan juta, tergantung perhitungan masa kerja.

“Jadi jangan sampai salah kaprah, ini tidak ada PHK yah, adanya Golden Handshake (Penawaran Pensiun Dini), adanya kita menghargai mereka bekerja, sekian lama kita berikan, masa kerja dia dengan dana yang diterima. Satu orang itu kalau nggak salah ada ratusan juta kalau nggak salah. Kalau nggak salah yah, karena saya nggak tahu detailnya,” ujarnya.

Fedaus menegaskan, uang ratusan juta untuk pensiun dini tersebut, nantinya bisa dimanfaatkan untuk investasi, membuka usaha dan lainnya.

Bahkan, Krakatau Steel juga nantinya akan merekrut lagi jika ada proyek baru yang dilakukan.

BACA JUGA: Total Penanaman Modal di Kota Cilegon Tembus Rp9 Triliun, Lotte Chemical dan Krakatau Steel Mendominasi

“Nah, angka ini kan dia bisa pakai buat misalnya investasi.  Nanti dia selesai nih, nanti siapa tahu di KS ada lagi proyek baru, misalnya mau jalan blast furnish, kita akan undang dia lagi untuk masuk ke KS. Sebagai orang baru yang ke proyek baru, begitu,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Al Khairiyah Ali Mujahidin menyampaikan, rencana PHK ratusan karyawan maupun pencopotan komisaris lokal bukanlah solusi, melainkan upaya mengalihkan tanggung jawab atas kebangkrutan perusahaan.

Bahkan, itu menjadi isu playing victim yang dilakukan di tengah rencana pinjaman Danantara kepada Krakatau Steel sebesar Rp4,9 triliun.

“Yang selama ini menggerogoti Krakatau Steel bukan komisaris lokal atau buruh yang akan di-PHK. Masalah utamanya justru berada pada oknum pejabat penting di tubuh perusahaan,” tegasnya.

BACA JUGA: Pedagang CFD Taman Krakatau Diminta Gabung Kopdes Merah Putih

Menurut Mumu, PHK dan pembersihan komisaris lokal dijadikan alasan untuk melunakkan keputusan pemberian dana segar, seolah-olah tanpa langkah itu perusahaan tak bisa diselamatkan.

Artinya, Danantara tidak boleh gegabah. Suntikan dana Rp4,9 triliun harus didahului audit menyeluruh, menuntaskan persoalan hukum, serta reformasi tata kelola secara nyata.

“Jangan sampai Danantara diakali. Jika potensi kerugiannya besar bagi bangsa dan negara di masa depan, lebih baik rencana suntikan dana itu ditunda atau dikaji ulang secara serius,” pungkas Mumu

Mumu menyampaikan, meminta Danantara untuk mengkaji ulang rencana pencairan dana tersebut.

Ia menilai, keputusan tersebut berpotensi menimbulkan risiko besar bagi kepentingan bangsa dan negara jika tidak didahului evaluasi menyeluruh.

BACA JUGA: Sambut Investasi dari Tiongkok, Krakatau Steel Group Finalisasi Penjualan Lahan ke Wankai

Persoalan utama Krakatau Steel bukan sekadar kekurangan modal, melainkan persoalan mendasar pada kultur dan tata kelola perusahaan yang dinilai belum menunjukkan perbaikan signifikan.

Ia menyebut rekam jejak perusahaan baja pelat merah itu sarat dengan persoalan, mulai dari dugaan korupsi hingga tata kelola bisnis yang dinilai bermasalah.

“Kalau suntikan dana ini diberikan tanpa pembenahan menyeluruh, justru berbahaya. Uang negara bisa kembali habis tanpa menghasilkan perbaikan fundamental,” ujarnya.

PB Al Khairiyah mencatat sedikitnya empat alasan utama yang dinilai perlu menjadi pertimbangan serius Danantara sebelum mencairkan dana triliunan rupiah tersebut.

Pertama, ujar Mumu, ada dugaan budaya korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang disebutnya masih kuat di tubuh Krakatau Steel.

BACA JUGA: Pedagang CFD Taman Krakatau Diminta Gabung Kopdes Merah Putih

“Belum ada indikasi nyata bahwa praktik-praktik tersebut berhasil diberantas. Sejumlah kasus yang mencuat ke publik, seperti persoalan proyek blast furnace, revitalisasi SSP, HSM, hingga zero reformer, disebut menjadi contoh nyata masalah tata kelola yang terus berulang,” ucapnya.

Selanjutnya, papar Mumu, menilai masih terdapat potensi dugaan kejahatan korporasi yang belum tuntas ditangani aparat penegak hukum.

Salah satunya terkait proyek rotary kiln di Kalimantan yang mangkrak, serta dugaan rekayasa penurunan status dan penjualan anak usaha seperti PT KTI dan PT KDL.

“Penjualan kedua entitas tersebut disebut-sebut bernilai sekitar Rp3,2 triliun dan diduga dilakukan dengan harga murah kepada pihak swasta. Hingga kini, belum ada kejelasan penanganan hukum dari Kejaksaan Agung maupun KPK,” jelasnya.

Menurut Mumu, masalah lainnya, ada beban anak dan cucu perusahaan dinilai semakin membebani induk usaha.

Ia menyebut model ‘warung dalam toko’ di lingkungan grup Krakatau Steel justru menciptakan ketergantungan, tanpa ekspansi bisnis yang jelas.

BACA JUGA:

“Bahkan, kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat,” tegasnya.

Terakhir, ujar Mumu, menyinggung kinerja joint venture Krakatau Steel dengan PT Krakatau Posco.

Ia menilai kepemilikan saham KRAS di perusahaan patungan tersebut tidak dikelola secara optimal sejak awal berdiri.

“Akibatnya, Krakatau Steel disebut tidak memperoleh keuntungan ideal,” jelasnya.***

Editor: Gillang Mubarok
Tags: DanantaraKrakatau SteelPB Al Khairiyahpensiun dini
Previous Post

Huawei MatePad 12X Siap Meluncur ke Indonesia, Cek Spesifikasi dan Kelebihannya

Next Post

Program Pertukaran Pelajar ke Luar Negeri Gratis, Siswa SMA Sederajat Silakan Daftar

Related Posts

Samsung
Ekonomi & Bisnis

Ini Rekomendasi HP Samsung 5G di 2026 yang Layak Dibeli

23 Januari 2026 | 07:44
D Gria Family Hotel
Ekonomi & Bisnis

D Gria Family Hotel Gandeng Manajemen Baru, Bakal Buat Gebrakan Besar

22 Januari 2026 | 17:06
Empek-empek D Shoop
Ekonomi & Bisnis

Lezatnya Empek-empek Khas Palembang di D Shoop sudah Masuk Pasar Modern

22 Januari 2026 | 15:23
D Gria Family Hotel
Ekonomi & Bisnis

D Gria Family Hotel Tempat Menginap Favorit Keluarga di Tengah Kota Serang

22 Januari 2026 | 13:44
jamu
Ekonomi & Bisnis

BPOM Muluskan Industri Jamu Masuki Pasar Amerika Serikat

22 Januari 2026 | 10:01
bank banten
Ekonomi & Bisnis

Bank Banten Siap Salurkan Kredit KPR Tahun 2026

21 Januari 2026 | 20:03
Load More

Popular

  • Pemprov banten

    Pemprov Banten Bekukan Sementara Operasional Usaha Besar PT ABM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengusaha Turki Bidik Banten, Tertarik untuk Bangun Pabrik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Serang Budi Rustandi Bongkar Ratusan Bangunan Liar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus PHK di Kota Cilegon Pada 2025 Melonjak Tajam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 21 Kepala Sekolah di Cilegon Bakal Dilantik Lagi, Sudah Lakukan 2 Kali Mutasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Kim Min Gee, Peserta Singles Inferno Season 5 Lengkap denngan Instagram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tinjau Eks Kantor Dinas Kabupaten Serang, Budi Rustandi Bilang Untuk Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Serang Tak Ada Lahan untuk Dibangun Gedung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ICMI Muda Banten Ingatkan Risiko RKUD, Bank Banten Dituntut Bersih dan Transparan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid di Gunungsari Ambruk Saat Renovasi, Satu Warga Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36
Forum Honorer Kota Serang

Forum Honorer Serang Nilai Pelantikan 3.800 PPPK Paruh Waktu sebagai Pelecehan Martabat Pekerja

22 Oktober 2025 | 22:25
SMAN 1 Cimarga

Para Siswa SMAN 1 Cimarga Kena Mental Terus Dipojokan Warganet, Pemkab Lebak Kirim Psikolog

16 Oktober 2025 | 19:45

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

ombudsman

Disorot Ombudsman Soal Ketimpangan Sarana, Pemprov Banten Usulkan Revitalisasi Ratusan Sekolah

24 Januari 2026 | 05:00
Metta Group

Metta Group Bakal Bangun PLTS di Pulau Tunda

23 Januari 2026 | 22:09
Borneo FC

Borneo FC Geser Persib Bandung dari Puncak Klasmen Super League

23 Januari 2026 | 21:59
teja paku alam

Kiper Persib Teja Paku Alam Klaim Siap Hadapi PSBS Biak

23 Januari 2026 | 21:52

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda