Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Kranggot Cilegon Naik, Telor dan Cabai Bikin Emak-emak Kelabakan

- Rabu, 7 Desember 2022 | 11:42 WIB
 Seorang pedagang berjualan di Pasar BAru Kranggot Kota Cilegon, kemarin. (Gillang Bantenraya.com)
Seorang pedagang berjualan di Pasar BAru Kranggot Kota Cilegon, kemarin. (Gillang Bantenraya.com)



BANTENRAYA.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon merangkak naik.

Kenaikan harga kebutuhan pokok terjadi sejak awal pekan ini.

Kenaikan harga kebutuhan pokok yang cukup tinggi terjadi pada telur ayam dan cabai rawit merah.

Baca Juga: Profil dan Biodata Lord Rangga Sunda Empire Lengkap dari Umur Hingga Akun Instagram

Kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut membuat kaum hawa harus pandai-pandai mengatur uang belanja kebutuhan dapur.

Data yang diperoleh Bantenraya.com dari Dinas Perindustrian dan PErdagangan atau Disperindag Kota Cilegon pada Selasa, 6 Desember 2022, kenaikan harga terjadi pada telur ayam, cabai rawit merah, cabai rawit hijau dan kentang.

Sementara kebutuhan pokok lainnya, serta bumbu dapur harganya cenderung normal.

Baca Juga: Cinta Setelah Cinta Episode 291, Rabu 7 Desember 2022: Link Streaming, Jam Tayang dan Sinopsis

Harga telur ayam saat ini Rp 32 ribu per kilogram, cabai rawit merah Rp 50 ribu per kilogram, cabai rawit hijau Rp 44 ribu per kilogram, serta harga kentang Rp 16 ribu per kilogram.

Sementara, untuk daging sapi cenderung normal di angka Rp 130 ribu per kilogram, minyak goring curah Rp 14 ribu per liter dan minya goring kemasan Rp 15 ribu per liter.

Salah satu pedagang di Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon, Ahmad Hadi mengatakan, harga cabai merah yang Ia jual Rp 50 ribu, naik sejak beberapa hari lalu.

Baca Juga: Link Live Streaming Gratis BWF World Tour Finals 2022, Tujuh Wakil Indonesia Siap Tampil Mati-matian

"Biasanya normal 35 ribu satu kilo," katanya.

Hadi mengaku, kenaikan harga dari penyuplainya yang berada di Pasar Induk Tanah Tinggi, Tangerang.

“Kalau barangnya mah gampang, banyak,” ucapnya.

Hadi mengungkapkan, jika telur ayam juga mengalami kenaikan.

“Telur 32 ribu satu kilo, biasanya normal juga 24 ribu,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan dan Pelayanan Pasar pada Disperindag Kota Cilegon Emma Hermawati mengatakan, harga yang mengalami kenaikan drastis telur ayam.

“Yang naik telur, kalau daging stagnan sih, meski kadang 120 ribu per kilogram,” ucapnya.

Dalam waktu ke depan, kata Emma, pihaknya akan melakukan operasi pasar untuk telur ayam.

“Kerjasama sama distributor, BUlog, Gapoktan, untuk menekan harga operasi pasar,” ucapnya.

Emma menambahkan, pihaknya tetap berupaya menekan harga kebutuhan pokok jelang Libur Natal dan Tahun Baru.

“kita juga koordinasi antar daerah, misalkan telur dari Lampung, kita minta ke Lampung agar suplai ditambah,”imbuhnya. *

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X