Sempat Nol, Covid 19 di Cilegon Naik Tajam, Kini Tembus 46 Kasus

- Selasa, 15 November 2022 | 05:38 WIB
Ilustrasi Covid-19. Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Cilegon naik tajam. (Foto: pixabay)
Ilustrasi Covid-19. Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Cilegon naik tajam. (Foto: pixabay)

BANTENRAYA.COM - Kasus covid-19 di Kota Cilegon kembali mengalami kenaikan pada akhir-akhir ini. 

Tercatat, saat ini ada 46 kasus positif covid-19. 

Data yang diperoleh Banten Raya dari Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Cilegon pada Senin, 14 November 2022, saat ini ada 46 kasus Covid-19. 

Padahal beberapa bulan lalu, covid-19 di Kota Cilegon sempat mencapai 0 kasus. 

Baca Juga: Dinkes Pastikan Kota Serang Nihil Pasien Gagal Ginjal Akut, Banyaknya Malah Penyakit Ini

Selama 2 tahun pandemi covid-19, sudah ada 18.177 kasus di Kota Cilegon. 337 orang meninggal dunia akibat covid-19. 

Kepala Dinkes Kota Cilegon Ratih Purnamasari mengaku, saat ini terus melakukan sosialisasi protokol kesehatan atau prokes memakai masker dan mencuci tangan. 

"Kegiatan sudah bisa dilakukan 100 persen tetapi, tetap jaga prokes," kata Ratih. 

Baca Juga: Pasca Dikukuhkan, MUI Kota Serang Programkan Dakwah Digital yang Persisnya Seperti Ini

Ia mengatakan, saat ini vaksin covid-19 di Kota Cilegon kosong. 

Jikapun ada vaksin Covid-19 datang, maka akan langsung habis karena sudah ada list nama penerima vaksin Covid-19. 

"Kalau untuk rumah sakit di Cilegon ada 6 rumah sakit, Rumah Sakit Krakatau Medika, RSUD Cilegon, Rumah Sakit Kurnia, Rumah Sakit Hermina, Rumah Sakit Citra Sundari, dan Rumah Sakit Mutiara Bunda. Semua ada bednya, cuma kalau data saya lupa angkanya," katanya. 

Baca Juga: Warga Pandeglang Digegerkan Penemuan Mayat Laki-laki di Pinggir Sawah

Perempuan yang dokter gigi ini juga mengungkapkan, saat ini dari Dinkes Cilegon tetap melakukab sosialisasi prokes di berbagai kegiatan. 

Namun, untuk pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM diaktifkan lagi bukan kewenangan Dinkes saja, namun Satgas Covid-19. 

"Sekarang kan naik lagi (kasus covid-19). Kalau saya selalu ingatkan teman-teman, covid masih ada. Saat ini kita mengacu pasa Imendagri nomor 47 tahun 2022 untuk penanganan covidnya," ucapnya. 

Ratih mengatakan, saat ini varian covid-19 XBB memang mengancam karena sudah masuk Indonesia. 

Namun, Ia belum bisa memastikan ada atau tidaknya kasus covid-19 varian XBB di Kota Cilegon

"Kalau positif covid ya penangannya sama, mau varian apa, harus isolasi," pintanya.***

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X