Puluhan Perusahaan di Kabupaten Serang Mangkir dari Undangan Baznas

- Kamis, 3 November 2022 | 06:45 WIB
Pengurus Baznas mensosialisasikan pembentukan UPZ di perusahaan kepada perwakilan perusahaan dan serikat pekerja serikat buruh di aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Rabu 2 November 2022.
Pengurus Baznas mensosialisasikan pembentukan UPZ di perusahaan kepada perwakilan perusahaan dan serikat pekerja serikat buruh di aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Rabu 2 November 2022.

BANTENRAYA.COM - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang mengundang 56 perusahaan terkait rencana pembentukan unit pengumpul zakat (UPZ).

Namun dari 56 perusahaan yang diunang sebagian besar tidak hadir dan hanya sekitar 10 perusahaan yang memenuhi undangan.

Asisten Daerah (Asda) I Bidang Administrasi Pembangunan Pemkab Serang Nanang Supriatna mengatakan, walaupun hanya beberapa perusahaan yang hadir namun sudah terbilang bagus.

Baca Juga: Harga Tak Beda Jauh, Warga Keluhkan Harga Operasi Pasar Murah Pemkot Serang

"Yang belum hadir mungkin ada kesibukan di perusahaannya," ujar Nanang di aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Rabu 2 November 2022.

Untuk perusahaan yang tidak datang perwakilannya, Nanang menjelaskan, pihaknya bersama pengurus Baznas akan datang ke perusahaan-perusahaan untuk memberikan pemahaman agar pihak perusahaan bersedia membentuk UPZ.

"Pembentukan UPZ di perusahaan dalam rangka menghimpun potensi umat Islam untuk dikelola dengan baik oleh Baznas," katanya.

Baca Juga: 78 Persen Warga Banten Belum Terima Set Top Box

Ketua Baznas Kabupaten Serang Badrudin mengungkapan, 56 perusahaan yang diundang, 50 di antaranya sudah masuk daftar jumlah karyawannya.

"Yang kita undang 56 perusahaan tapi yang hadir sekitar 10 perusahaan, yang lebih banyaknya dari serikat buruh dan serikat pekerja," tuturnya.

Ia berharap secara bertahap UPZ bisa terbentuk di 56 perusahaan tersebut dan sesuai arahan Bupati Serang Rt Tatu Chasanah untuk lengka pertama Baznas akan meminta infak Rp5.000 per karyawan per bulan.

Baca Juga: Diperlebar, Pembangunan Jalan Mancak-Anyer Dianggarkan Rp50 Miliar

"Sebenarnya banyak perusahaan di atas 700 lebih tapi kita upayakan yang 56 perusahaan ini dulu," paparnya.

Badrudin mengungkapkan, saat ini UPZ baru terbentuk di lima perusahaan yaitu di PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP), PT Nikomas Gemilang, PT Bahari Makmur Sejati, PT Parkland World Indonesia (PWI), dan PT Nippon Seiki.

"Membentuk UPZ di perusahaan tidak semudah diinstansi lain, tapi kita upayakan pelan-pelan," katanya.***

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X