Buka Gelaran Festival Maulid, Walikota Cilegon Minta Warga Lestarikan Marawis dan Kasidah

- Jumat, 21 Oktober 2022 | 18:36 WIB
Walikota Cilegon Helldy Agustian membuka Festival Maulid di Alun-alun Kota Cilegon. (Dokumen Diskominfo)
Walikota Cilegon Helldy Agustian membuka Festival Maulid di Alun-alun Kota Cilegon. (Dokumen Diskominfo)

BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Helldy Agustian membuka acara Festival Maulid di Alun-alun Kota Cilegon, Jumat 21 Oktober 2022.

Dengan Festival Maulid yang diisi berbagai kegiatan lomba islami tersebut, diharapkan bisa terus melestarikan budaya islam di Kota Cilegon.

Menurut Helldy, dengan menjaga tradisi dan melestarikan budaya Islam, maka syiar islam sebagai agama yang memberikan rahmat bagi seluruh alam bisa terus digaungkan di Kota Cilegon.

Baca Juga: Jembatan Surianeun Bolong, Pemkab Pandeglang Baru Bisa Lakukan Ini untuk Sementara

Dalam momentum itu, Helldy juga meminta kepada semua masyarakat untuk bisa meneladani akhlak Nabi Muhammad Saw sebagai panutan dan diharapkan sebagai umatnya mendapatkan syafaat di akhirat nanti.

Helldy menjelaskan, Festival Maulid ini diharapkan menjadi momentum untuk semuanya terus belajar berbagai budaya, tradisi dan seni dalam islam, termasuk mislanya dzikir maulid, dan seni musik islam seperti kasidah dan marawis.

"Saya berikan apresiasi yang tinggi untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah menyelenggarakan Festival Maulid tahun 2022 dalam upaya melestarikan budaya islami di Kota Cilegon," katanya.

Baca Juga: Belum Ada Titik Temu Ditengarai jadi Alasan Kuat KIB Belum Deklarasikan Capres

Helldy menyatakan, Festival Maulid yang didalamnya ada banyak perlombaan tersebut diharapkan jua bisa menghasilkan bibit-bibit unggul dalam kebudayaan islami di Kota Cilegon.

"Saya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menghasilkan bibit bibit muda yang unggul yang nantinya dapat mewakili Kota Cilegon di kancah nasional," ujarnya.

Helldy juga menyampaikan, meminta seluruh masyarakat untuk mendoakan tim qasidah Kota Cilegon yang saat ini mengikuti ajang kompetisi nasional mewakili Provinsi Banten dalam lomba qasidah di Kabupaten Karawang.

Baca Juga: 34 Tahun Diproduksi, Kok Bisa Obat Sirup Termorex Baru Terdeteksi Berbahaya Sekarang? Ini Respons PT Konimex

“Saya minta doanya sekarang tim qasidah Kota Cilegon mewakili Banten dalam lomba, semoga mendapatkan yang terbaik,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta mengungkapkan, pada tahun depan diharapkan festival yang dibuat bisa semakin merah, semakin banyak masyarakat terlibat sebagai bentuk syiar Islam.

“Tidak hanya sekarang ada. Tapi kedepan harus semakin meriah lagi,” ungkapnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Tini Suswatini menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pelestarian budaya di Kota Cilegon, sehingga mendorong masyarakat untuk menjaga dan melestarikan budaya islami yang dimana Cilegon merupakan kota santri.

“Kami akan terus mendorong budaya dan tradisi yang ada, termasuk karena Kota Cilegon merupakan kota santri maka budaya dan tradisi islam akan terus dikembangkan,” pungkasnya. ***

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X