Lahan Kantor Desa Tanara dan Lahan Digugat Warga Tangerang, Mengaku Sebagai Ahli Waris

- Kamis, 20 Oktober 2022 | 18:45 WIB
Analis Hukum Bagian Hukum Pemkab Serang Anton Hermawanto (kanan) foto bersama dengan stafnya disela-sela pemeriksaan legal stunding di PN Serang, Kamis 20 Oktober 2022. Kini lahan Kantor Desa Tanara dan SDN Tanara 2 digugat pihak yang mengaku ahli waris. (Rahmat Tanjung/Bantenraya.com)
Analis Hukum Bagian Hukum Pemkab Serang Anton Hermawanto (kanan) foto bersama dengan stafnya disela-sela pemeriksaan legal stunding di PN Serang, Kamis 20 Oktober 2022. Kini lahan Kantor Desa Tanara dan SDN Tanara 2 digugat pihak yang mengaku ahli waris. (Rahmat Tanjung/Bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM - Lahan Kantor Desa Tanara, Kecamatan Tanara digugat warga Tangerang yang mengklaim sebagai ahli waris lahan tersebut.

Selain, lahan Kantor Desa Tanara, penggugat juga menggugat lahan SDN Tanara 2 ke Pengadilan Negeri (PN) Serang.

Analis Hukum Bagian Hukum Pemkab Serang Anton Hermawanto mengatakan, penggugat  lahan Kantor Desa Tanara dan SDN Tanara 2 pernah berkirim surat dan dia sebagai ahli waris dan merasa tidak pernah menjual.

Baca Juga: Kematian Pasien Gagal Ginjal Akut yang dirawat di RSCM Mencapai 65 Persen

"Iya digugat lahan kantor Desa Tanara dan lahan SDN Tanara 2, itu satu hamparan," ujar Anton, Kamis 20 Oktober 2022.

Ia menjelaskan, setelah melakukan pengecekan alas hak untuk SDN Tanara 2 sudah memiliki sertifikat tanah dan untuk lahan kantor Desa Tanara ada bukti ruislag atau tukar guling.

"Dia (penggugat-red) merasa tanah dia tidak ada dan setelah dicek sudah terbebaskan pada zaman dulu, karena dulu ada program Prosida semacam program irigasi daerah," katanya.

Baca Juga: Viral Pria Berseragam Dinas Mencuri Cokelat, Warganet: Mungkin Gajinya Enggak Cukup

Antong mengungkapkan, penggugat minta ganti rugi sebesar Rp8 miliar namun Pemkab Serang tidak bisa memenuhi permintaan penggugat karena Pemkab Serang memiliki alas hak yang kuat.

"Kalau memang keberatan kita persilakan untuk menggugat dan baru sekarang ini masuk gugatannya. Baru pemeriksaan legal standing," tuturnya.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X