• Rabu, 30 November 2022

Kabupaten Serang KLB Difteri dan Campak, Ini Lokasi Kasusnya

- Selasa, 27 September 2022 | 20:30 WIB
 Ibu-ibu majelis taklim di Kecamatan Kramatwatu diberi sosialisasi bahaya penyakit difteri oleh pemerintah Kecamatan Kramatwatu, Selasa 27 September 2022.
Ibu-ibu majelis taklim di Kecamatan Kramatwatu diberi sosialisasi bahaya penyakit difteri oleh pemerintah Kecamatan Kramatwatu, Selasa 27 September 2022.

BANTENRAYA.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang menetapkan kejadian luar biasa (KLB) untuk penyakit difteri dan campak yang ditemukan dibeberapa kecamatan di Kabupaten Serang.

Munculnya penyakit difteri dan campak tersebut karena pada 2020 dan 2021 terjadi penurunan capaian vaksin rutin pada balita.

Kepala Dinkes Kabupaten Serang Agus Sukmayadi mengatakan, saat ini Provinsi Banten dan Kabupaten Serang sedang terjadi KLB difteri dan KLB campak.

Baca Juga: Drakor Love in Contract Episode 3 Tayang Kapan? Berikut Jadwal Tayang Lengkap dan Biodata Para Pemainnya

"Gejala difteri dan campak mirip dengan gejala Covdi-19 menyerang infeksi pada hidung dan tenggorokan dengan demam yang tinggi," ujar Agus, Selasa (27/9).

Ia mengungkapkan, penyakit difteri di temukan di Kecamatan Kramatwatu, Kecamatan Kibin, dan di Kecamatan Kragilan. Untuk di Kecamatan Kibin telah dilakukan vaksinasi secara massal untuk melokalisir penyebaran.

"Penyakit difteri terutama menyerang anak-anak dan sangat menular temasuk kepada orang tua. Difteri sangat menular tapi dapat disembuhkan," katanya.

Baca Juga: Melonjak Tajam, Kabupaten Serang Punya 115 Ribu Pemilih Baru

Sedangkan untuk penyakit campak atau yang dikenal dengan rubeola ditemukan di Kecamatan Tirtayasa dan di Kecamatan Padarincang dengan total 62 kasus dan menyerang anak-anak dan balita.

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Desa Digital di Kabupaten Serang Resmi Dilaunching

Kamis, 13 Oktober 2022 | 18:27 WIB

Lapis Legit Fave Kitchen Tembus Amerika dan Tanah Suci

Kamis, 8 September 2022 | 09:38 WIB
X