• Rabu, 30 November 2022

Ini Penyebab Perbaikan Jalan Longsor di Taktakan Kota Serang Lama

- Jumat, 26 Agustus 2022 | 20:40 WIB
Jalan Taktakan yang rusak akibat longsor. (Muhamad Tohir/ Bantenraya.com)
Jalan Taktakan yang rusak akibat longsor. (Muhamad Tohir/ Bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM – Jalan yang longsor di Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, ditargetkan akan selesai pada Desember 2022 ini.

Saat ini proyek pekerjaan perbaikan jalan longsor di Taktakan, Kota Serang, sudah masuk dalam lelang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten Arlan mengatakan, proyek pekerjaan jalan longsor di Taktakan, Kota Serang, sudah diumumkan dalam lelang dan tinggal menunggu adanya pemenang.

Baca Juga: Proyek Revitalisasi Terminal Pakupatan Type A Alami Keterlambatan Pengerjaan -2,6 Persen, Ini Penyebabnya

Dia mengaku penanganan jalan longsor yang masuk ke dalam Jalan Raya Taktakan – Gunungsari itu terbilang lambat.

Ini dikarenakan perencanaan dan pelaksanaannya yang ingin benar-benar maksimal.

Dia mengklaim proses penanganan jalan ini akan permanen.

Baca Juga: Anti Ribet! Begini Cara Perpanjang STNK Lewat Aplikasi SIGNAL, Tinggal Klik Beres Urusan

“Kenapa lama? Karena kita ingin permanen. Sehingga tidak ada lagi nanti longsor lagi,” katanya.

Arlan mengatakan, proses yang membutuhkan waktu lama adalah sondir ketika menguji tingkat kekuatan tanah.

Sondir berguna untuk memastikan konstruksi apa yang paling cocok digunakan untuk lahan di daerah itu.

Baca Juga: Usai Diperiksa Sebagai Tersangka, Putri Candrawati Hadapi Dua Pilihan, Ditahankah?

Arlan mengungkapkan anggaran yang akan digunakan untuk perbaikan jalan ini kurang lebih mencapai Rp700 juta.

“Ini sudah mengacu pada kaidah teknis perencanaan dan penanganan,” ujarnya.

Berkaitan dengan adanya pengguna jalan yang celaka di lokasi tersebut, Arlan mengatakan, sebenarnya DPUPR Provinsi Banten telah memasang rambu peringatan dan bahkan memasang batas pengaman.

Untuk itu, dia berharap agar pengguna jalan yang melintasi longsoran tersebut lebih berhati-hati.

“Kami sudah pasang rambu, pasang batas pengamanan menggunakan barrier beton, kami harap para pengguna jalan hati-hati,” katanya. ***

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X