• Kamis, 29 September 2022

BPBD Kabupaten Serang Perkuat Satuan Pendidikan Aman Bencana

- Senin, 8 Agustus 2022 | 21:11 WIB
Sekda Pemkab Serang Tb Entus Mahmud Sahiri kedua dari kiri foto bersama dengan peserta sosialisasi SPAB di Horison Ultima Ratu, Senin 8 Agustus 2022. (Tanjung/Bantenraya)
Sekda Pemkab Serang Tb Entus Mahmud Sahiri kedua dari kiri foto bersama dengan peserta sosialisasi SPAB di Horison Ultima Ratu, Senin 8 Agustus 2022. (Tanjung/Bantenraya)

 

BANTENRAYA.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Fasilitator dan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) tingkat Kabupaten Serang. Sosialisasi dilakukan untuk meminimalisir dampak dari bencana alam.

 Sekretaris Daerah Pemkab Serang Tb Entus Mahmud Sahiri mengatakan, sosialisasi SPAB yang bekerjasama dengan BPBD Provinsi Banten, BNPB Pusat dan BPBD Kabupaten Serang dilakukan untuk memberikan informasi mengenai kebijakan maupun informasi lainnya yang terkait dengan penanggulangan bencana.

"Makannya hari ini (kemarin-red) di undang dari perguruan tinggi, Ormas, Pramuka, PMI, Baznas, serta elemen-elemen lain untuk mendapatkan arahan dari BNPB Pusat terkait dengan kebijakan-kebijakan mitigasi bencana," ujar Entus usai membuka acara di Horison Ultima Ratu, Senin 8 Agustus 2022.

Baca Juga: Pasar Tunjung Teja Ditinggalkan Pedagang

Ia berharap, dengan adanya sosialisasi yang dilakukan para peserta dapat meminimalisir dampak bencana alam. "Kita punya potensi karena dekat dengan Gunung Anak Krakatau dan juga memiliki potensi pegunungan yang rawan longsor, ada industri, dan sungai yang rawan banjir," katanya.


Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana mengatakan, inti dari kegiatan bimtek fasilitator dan sosialisasi SPAB itu guna mengantisipasi sebelum bencana alam terjadi. "Kita sudah memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya di dunia pendidikan baik di tingkat SD, PAUD, SMP, SMA yang berada di sepanjang jalur Anyer sampai Cinangka," ujarnya.

Nana meuturkan, pihaknya sudah melakukan drill-drill tsunmai yang melibatkan kurang lebih 13.00o orang dari semua lapisan masyarakat dan dari berbagai stakeholder. "Kegiatan ini lebih pada penegasan dan penguatan dari kegiatan-kegaiatan yang sudah kita laksanakan," tuturnya.***

 

 

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

487 Bidang Tanah Milik Pemkot Cilegon Belum Bersertifikat

Selasa, 27 September 2022 | 20:03 WIB
X