• Minggu, 2 Oktober 2022

BPCB Banten Minta Pemkot Serang Perbaharui Status Cagar Budaya

- Jumat, 22 Juli 2022 | 17:12 WIB

BANTENRAYA.COM --- Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Serang perbaharui status cagar budaya yang ada sesuai dengan regulasi terbaru saat ini.

Dengan demikian, peninggalan atau yang telah menjadi cagar budaya dapat tetap terjaga utuh.

Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Cagar Budaya pada BPCB Banten Juliadi mengatakan, saat ini terdapat perubahan regulasi dari yang awalnya Undang-undang (UU) Nomor 5 Tahun 1992, kini diperbarui menjadi Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2010, yang mengamanahkan bahwa obyek cagar budaya yang sudah ditetapkan oleh Menteri berdasarkan UU lama, harus ditetapkan oleh pemerintah kabupaten/ kota.

Baca Juga: Rizki Borong Medali Emas di kelas 73 Kilogram dari Kejuaraan junior Asia Angkat Besi

"Sehingga perlu diperbarui kembali. Walaupun memang di Kota Serang ada beberapa obyek yang pernah ditetapkan sebagai cagar budaya. Tapi itu kan pada UU yang lama, dan sebaiknya diperbarui oleh pemerintah kota," katanya, Jumat, 22 Juli 2022.

Dia menjelaskan, apabila bangunan atau obyek yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya perlu dirawat dan diperhatikan, meski pun milik perorangan.

Namun, jika hanya tercatat dan belum dilakukan kajian, obyek cagar budaya yang merupakan milik pribadi tersebut masih menjadi kewenangan si pemilik.

Baca Juga: Cek di Sini, Berikut Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Pandeglang

"Tapi memang seharusnya pemerintah lebih gencar menyosialisasikan kepada masyarakat. Kalau sudah ditetapkan tentu tidak boleh (dibongkar atau diubah-red) meski pun milik pribadi," ujarnya.

Namun, kata dia, sebelum ditetapkan menjadi cagar budaya, Pemkot Serang harus melakukan pengkajian untuk mengetahui nilai yang ada dalam cagar budaya tersebut.

Misalnya bangunan itu sebagai tempat kongres atau apa pun akan berbeda dengan bangunan yang digunakan sehari-hari.

Baca Juga: Usaha Tambak Udang di Pandeglang Menjamur, Wajib Bayar Pajak Bumi dan Bangunan

"Intinya harus diketahui terlebih dahulu nilainya, seperti sejarahnya, kebudayaannya, hingga pengetahuannya," tuturnya.

Dia menyebutkan, terdapat lima macam cagar budaya, pertama benda cagar budaya, bangunan cagar budaya, struktur cagar budaya, situs cagar budaya, dan kawasan cagar budaya.

"Kalau sudah dikaji, nanti direkomendasikan oleh tim ahli dan diusulkan kepada kepala daerah untuk dikeluarkan SK penetapan suatu obyek yang menjadi cagar budaya," ucapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan, saat ini terdapat 58 benda yang diduga cagar budaya di Kota Serang.

Namun baru dua yang telah ditetapkan, yakni Gedung Juang 45, dan Rumah Tahanan Kelas IIB Serang.

"Jadi masih ada banyak yang belum, tahun ini baru dua, rencananya bertahap dari tahun ke tahun," ujarnya.

Dikatakan dia, banyaknya benda cagar budaya yang belum ditetapkan diakibatkan minimnya dukungan anggaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.

Selain itu, untuk menentukan cagar budaya, membutuhkan kajian yang mendalam untuk menetapkan hal tersebut.

"Dukungan anggaran, kemudian tim ahli harus mengkajinya historis dari purbakala, sosial budaya dan banyak indikator," tuturnya. ***

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Serang Minta ASPEDI Serap Tenaga Kerja

Kamis, 15 September 2022 | 08:05 WIB

KUA PPAS Kota Serang Tahun 2023 Bertambah 2 Miliar

Jumat, 12 Agustus 2022 | 07:52 WIB
X