• Rabu, 10 Agustus 2022

Pabrik Palet di Kabupaten Serang Ludes Terbakar, 6 Jam Api Belum Padam

- Selasa, 21 Juni 2022 | 21:44 WIB
Petugas pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan api yang menghanguskan PT Gaya Indonesia di Kecamatan Kramatwatu, Selasa 21 Juni 2022. (Tanjung/Bantenraya)
Petugas pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan api yang menghanguskan PT Gaya Indonesia di Kecamatan Kramatwatu, Selasa 21 Juni 2022. (Tanjung/Bantenraya)

BANTENRAYA.COM - PT Gaya Indonesia yang berlokasi di Jalan Waringinkurung, Desa Margatani, Kecamatan Kramatwatu ludes terbakar pada Selasa (21/6), pukul 11.45 WIB. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran namun kondisi perusahaan yang memproduksi kayu palet itu rusak berat.

Pantauan Banten Raya di lokasi kejadian pada pukul 16.55 WIB, petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Serang dan Kota Cilegon masih berusaha memadamkan api yang masih menyala di balik puing-puing bangunan. Sementara itu, seluruh bangunan ambruk.

Karyawan PT Gaya Idonesia bernama Arot yang ditemui dilokasi menceritakan, pada saat kejadian karyawan sedang bekerja dan di antara mereka ada yang melihat kobaran api dari open kayu. "Begitu melihat api kita sempat berusaha menyiram tapi karena ada angin api cepat merambat ke material lain," kata Arot.

Baca Juga: 50 Koperasi di Cilegon Terancam Dibekukan, Tak Melakukan RAT Selama Ini

Ia mengaku tidak mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebut karena pada saat kejadian karayawan melihat api sudah membesar. "Ini pabrik kayu palet, memang dulunya tempat pembuatan bingkai. Kalau kerugian kita belum tahu berapa-berapanya," ujarnya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Ade Sofian mengatakan, api belum sepenuhnya bisa dipadamkan karena material harus diurai oleh alat berat. "Api masih terlihat di balik puing-puing. Mudah-mudahan sebelum magrib bisa dipadamkan," kata Ade.

Ia mengaku, telah berkoordinasi dengan pemilik perusahaan untuk mendatangkan alat berat untuk memudahkan penanganan karena jika hanya menggunakan cangkul tidak maksimal. "Kalau hanya disiram pakai air enggak maksimal karena pasti di bawah api masih menyala," tuturnya.

Baca Juga: PDI Perjuangan Kota Cilegon Jadi Magnet Bakal Caleg untuk Pileg 2024

Ade mengungkapkan, dalam melakukan penanganan kebakaran itu lebih dari 10 unit 1 unit armada water Pump kapasitas 5.500 liter diturunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. "Kita dibantu dari Damkar Cilegon dan Pos Damkar Anyer. Untuk kerugian kita belum dapat informasi," katanya.***

 

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Menjaga Kondisi Tubuh Saat Cuaca Tidak Stabil

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 15:16 WIB
X