• Sabtu, 25 Juni 2022

Harga Sering Anjlok, BUMD Diminta Tampung Hasil Panen Gabah Petani Pandeglang

- Jumat, 13 Mei 2022 | 17:46 WIB
Petani Pandeglang menjemur gabah sebelum dijual, Jumat 13 Mei 2022.
Petani Pandeglang menjemur gabah sebelum dijual, Jumat 13 Mei 2022.

BANTENRAYA.COM - DPRD Kabupaten Pandeglang meminta pemerintah daerah melalui badan usaha milik daerah (BUMD) untuk menampung hasil panen gabah para petani. Sebab, peran BUMD untuk memutuskan mata rantai tengkulak.

Harga gabah saat ini sedang mengalami kenaikan.

Bahkan, sudah sesuai harga eceran tertinggi (HET), dan harga pokok penjualan (HPP) yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp 4.300 per kilogram.

Baca Juga: Tak Mau Melenceng, Masyarakat Sipil Kawal Pembentukan Aturan Turunan UU TPKS

Peran BUMD sangat dibutuhkan petani. Jangan sampai harga gabah petani dijual dibawah HET dan HPP.

Mengingat harga gabah yang dijual petani sering anjlok, tidak sesuai HET yang telah ditetapkan pemerintah.

Ketua Komisi II DPRD Pandeglang Agus Sopian mengatakan, peran BUMD sangat membantu para petani pada saat akan menjual gabah.

Baca Juga: Walikota Serang Syafrudin Ajak Warga Budayakan Gerakan Magrib Mengaji

Namun peran BUMD juga tidak menerima harga gabah dibawah tengkulak.

"Kaitan BUMD tentu kalau bisa berperan lebih baik, dan tetap dengan menjaga standar harga. Jangan sampai lebih rendah dari tengkulak, dan tentu ada keuntungan untk perusahaan daerah. Jadi petani sejahtera BUMD bisa berkembang," pesan Agus, kepada Bantenraya.com, Kamis 13 Mei 2022.

Menurutnya, peran BUMD bisa memberikan manfaat untuk petani.

Baca Juga: Link Nonton Drakor Again My Life Episode 11 Sub Indo, Lengkap dengan Sinopsis dan Jam Tayang

"Semoga juga BUMD bisa mmberikan nilai tambah terhadap produksi dan sistem jual beli gabah. Bagaimana gabah bisa diolah menjadi beras. Berasnya bisa menjadi beras ungggulan Pandeglang yang miliki kualitas, dan nilai jual yang baik," ujarnya.

Agus berpesan, harga gabah yang saat ini sedang mengalami kenaikan harus menjadi perhatian pemerintah agar tetap stabil sesuai HET dan HPP.

Sebab, jika harga gabah turun akan berdampak kepada penjualan gabah para petani.

"Alhmdulilah gabah naik. Dengan harga gabah naik, semoga petani kita lebih sejahtera, ekonominya meningkat. Dan harga gabah ini perlu kita jaga agar stabil,"  harapnya. ***

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Pandeglang Jamin Harga Gas Melon Normal

Kamis, 10 Maret 2022 | 14:37 WIB

MPP Pandeglang Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Selasa, 8 Maret 2022 | 18:17 WIB
X