• Minggu, 14 Agustus 2022

Sebanyak 300 Rak Terumbu Karang Ditanam di Perairan Pulau Badul dan Liwungan

- Kamis, 24 Maret 2022 | 15:49 WIB
Relawan melakukan persiapan penanaman terumbu karang di Pulau Badul dan Liwungan Kabupaten Pandeglang (Istimewa)
Relawan melakukan persiapan penanaman terumbu karang di Pulau Badul dan Liwungan Kabupaten Pandeglang (Istimewa)

BANTENRAYA.CON - Sebanyak 300 rak laba-laba (spider web) telah ditanamkan di perairan Pulau Liwungan (200 rak) dan di Pulau Badul (100 rak) dengan rata-rata per rak berisi 10-18 bibit biota terumbu karang.

“Alhamdulilah, kegiatan konservasi terumbu karang Program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Telkom Indonesia telah selesai dilaksanakan. Hari ini, kami melaksanakan transplantasi terumbu karang di Pulau Liwungan, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Sekira 50 rak laba-laba ditanam hari ini bersama rekan-rekan dari FPTK Banten dan Anak Pantai Cipanon,” kata Direktur Program dan Kemitraan Laz Harfa, Mamak Jamaksari didampingi Direktur Harfa Rescue Indonesia, Ii Irfan, Kamis 24 Maret 2022.

Ia berharap, program yang telah dilaksanakan tersebut membawa manfaat bagi warga sekitar. “Mudah-mudahan, terumbu karang yang sudah ditransplantasi tersebut bisa ttumbuh dengan baik, sehingga kelak bisa menjadi rumah bagi ikan di sekitar lokasi kegiatan dan membawa berkah bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga: Forum BKK Provinsi Banten Resmi Dikukuhkan, Ini Perannya Dalam Mengurangi Pengangguran

Dalam kesempatan itu, Mamak Jamaksari atas nama Laz Harfa menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat dan menyukseskan Program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Telkom Indonesia melalui kegiatan Konservasi Terumbu Karang di Pulau Badul dan Pulau Liwungan.

“Terutama kepada FPTK Banten, APC dan pengelola Kampoeng Nelayan Cottage & Resto,” pungkasnya.

Menjadi Gerakan Masyarakat Nelayan
Koordinator FPTK Banten, Nurwarta Wiguna menyampaikan terima kasih dan penghargaan pula kepada PT. Telkom Regional Banten serta Laz Harfa atas kepeduliannya dalam upaya pelestarian biota terumbu karang di Pulau Badul dan Pulau Liwungan.

Menurut Nurwarta, kegiatan dalam upaya pengurangan risiko bencana berbasis pelestarian alam dan juga bagian dari sustainable livelihood (matapencaharan berkelanjutan) tersebut sangat penting untuk terus diperhatikan oleh semua pihak.

“Kami berharap, program ini bisa berlanjut di tahun-tahun berikutnya dan mudah-mudahan jejaknya bisa menjadi contoh dan diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya, sehingga kegiatan transplantasi terumbu karang bisa menjadi gerakan pada masyarakat, khususnya nelayan,” tandasnya.

Baca Juga: Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi Ribuan Komputer Ujian Nasional

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KUA PPAS Kota Serang Tahun 2023 Bertambah 2 Miliar

Jumat, 12 Agustus 2022 | 07:52 WIB

Tips Menjaga Kondisi Tubuh Saat Cuaca Tidak Stabil

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 15:16 WIB
X