• Kamis, 30 Juni 2022

Grand Krakatau Disegel Pemkot Cilegon karena Kembali Menjadi Diskotek dengan Kedok Fitnes Center

- Sabtu, 5 Maret 2022 | 06:02 WIB
Penyegelan Tempat Hiburan Malam Grand Krakatau Cilegon oleh Dinas Pol PP Kota Cilegon, Sabtu, 5 Maret 2022 dinihari.  (Dinas Satpol PP Kota Cilegon)
Penyegelan Tempat Hiburan Malam Grand Krakatau Cilegon oleh Dinas Pol PP Kota Cilegon, Sabtu, 5 Maret 2022 dinihari.  (Dinas Satpol PP Kota Cilegon)


BANTENRAYA.COM- Grand Krakatau Cilegon kembali disegel oleh Dinas Satuan Polisi dan Pamong Praja atau Satpol PP Kota Cilegon karena kembali beroperasi menjadi tempat hiburan malam.

Grand Krakatau Cilegon yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang disegel pada Sabtu, 5 Maret 2022 dinihari. 

Sebelumnya, Grand Krakatau telah disegel oleh Pemkot Cilegon akibat melanggar aturan operasional THM saat pandemi Covid 19, dan dibuka kembali pada 19 Oktober 2021. 

Saat itu, Grand Krakatau Cilegon menandatangani surat pernyataan bahwa Grand Krakatau Cilegon akan beralih fungsi menjadi fitnes center. 

Baca Juga: 20 Klub Liga Inggris Bakal Gunakan Ban Kapten Khusus, Serukan Perdamaian Ukraina dan Rusia

Baca Juga: Kritik Mohammad Hatta ke Presiden Soekarno: Demokrasi Kita Bukan Demokrasi Terpimpin

Kepala Dinas Satpol PP Kota Cilegon Juhadi M Syukur mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat, dan dibuktikan oleh Dinas Satpol PP Kota Cilegon Grand Krakatau masih menjual minuman keras dan tempat hiburan malam.

"Saya Dinas Pol PP Kota Cilegon, malam hari ini berdasarkan laporan-laporan dari masyarakat, menyatakan ini (Grand Krakatau Cilegon) salah satu yang melanggar Perda. Melanggar Perda nomor 5 tahun 2001," kata Juhadi saat pemasangan segel THM Grand Krakatau.

Dikatakan Juhadi, Grand Krakatau Cilegon disegel kembali karena membandel dan melanggar pernyataan yang dibuatnya sendiri. 

Baca Juga: Indra Kenz Jadi Suporter Persija? Ini Faktanya

Baca Juga: Simak! 3 Hal yang Dikerjakan Rasulullah SAW dan Para Sahabat Jelang Ramadan

"Jadi nanti di Cilegon, barang siapa yang nanti menyalahgunakan Perda itu, kita tutup kembali, kita segel kembali, saya komitmen dari Dinas Pol PP untuk melaksanakan tugas-tugas ini," kata Juhadi. 

Penyidik Pegawai Negeri Sipil atau PPNS pada Dinas Pol PP Kota Cilegon Muhlisin mengatakan, penyegelan THM Grand Krakatau Cilegon merupakan amanat Perda 2 tahun 2003 tentang Perizinan Penyelenggaraan Hiburan, Perda nomor 5 tahun 2001 tentang Pelanggaran Kesusilaan, Minuman Keras, Perjudian, Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya, serta Perda nomor 1 tahun 2021 tentang Penanggulangan Covid 19. 

"Setelah kita melakukan penyelidikan memang banyak pelanggaran, pelanggaran yang ditemukan dari jam tayang, sarana dan prasarana tempat ini, dari perizinannya adalah hotel dan tempat kebugaran atau fitnes," kata Muhlisin. ***

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Alumni SMPN 3 Cilegon Gelar Reuni Akbar

Senin, 14 Maret 2022 | 14:00 WIB
X