• Rabu, 29 Juni 2022

Kenapa Tempe di Kota Serang Masih Beredar? Karena Pengerajin Perorangan Bukan Pabrik

- Selasa, 22 Februari 2022 | 13:54 WIB
Ibu rumah tangga di Kota Serang membeli tempe untuk dimasak. (Harir/Banten Raya.com)
Ibu rumah tangga di Kota Serang membeli tempe untuk dimasak. (Harir/Banten Raya.com)

BANTENRAYA.COM - Di saat tahu menghilang dari peredaran, tempe panganan yang juga terbuat dari kacang kedelai justru masih bisa ditemukan di pasar tradisional Kota Serang.

Masih ditemukannya tempe di pasaran, karena perajin tempe perorangan bukan pabrik.

Berdasarkan pantauan Bantenraya.com di Pasar Induk Rau (PIR) dan warung-warung sembako dan sayuran di Kota Serang, tempe masih banyak ditemukan, meski ukurannya dikurangi sedikit.

Salah seorang pedagang tahu dan tempe di PIR Blok M, Suherman, mengatakan, tempe masih banyak ditemukan di pasaran, karena
perajin tempe kebanyakan perorangan, bukan perseroan terbatas (PT).

"Kalau tempe perorangan, bukan PT, kalau tahu kan pabrik, terus kalau tahu kan cetakannya sama, ukurannya jadi serentak, jadi gak bisa diubah cetakannya, kalau diubah ribet," ujar Suherman, ditemui di lapaknya, Selasa 22 Februari 2022.

Baca Juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 28 Februari 2022, 4 Daerah Naik ke Level 4

Suherman mengatakan, karena tidak ada saingan tahu, penjualan tempe jadi laris manis.

"Tempe jadi rebutan satu jam ludes, karena tahunya gak ada, satu jam langsung ludes," ucap dia.

Suherman mengaku, sudah dua hari tidak kebagian tempe dari produsen tempe. Hal itu karena pembeli langsung mendatangi lokasi para produsen tempe.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Tahun Tunggak Pajak, SPPT PBB-P2 Diblokir

Senin, 25 April 2022 | 22:21 WIB

Sepakbola Target Meraih Medali Emas Porprov VI

Kamis, 31 Maret 2022 | 21:57 WIB
X