• Rabu, 29 Juni 2022

Harga Kedelai Meroket, Mulai Hari Ini Perajin Tahu dan Tempe di Kabupaten Serang Mogok Produksi

- Senin, 21 Februari 2022 | 06:00 WIB
Seorang perajin tahu di Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang sedang memproduksi tahu, Minggu 20 Februari 2022. Para perajin tahu dan tempa di Kabupaten Serang akan menggelar mogok produksi selama 3 hari ke depan. (Rahmat Tanjung/Bantenraya.com)
Seorang perajin tahu di Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang sedang memproduksi tahu, Minggu 20 Februari 2022. Para perajin tahu dan tempa di Kabupaten Serang akan menggelar mogok produksi selama 3 hari ke depan. (Rahmat Tanjung/Bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM - Para perajin tahu dan tempe di Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang akan melakukan aksi mogok produksi.

Aksi mogok produksi para perajin tahu dan tempe akan digelar selama tiga hari mulai Senin hingga Rabu 21-23 Februari 2022.

Aksi mogok produksi dilakukan sebagai bentuk protes perajin tahu dan tempe atas tingginya harga kedelai mengikuti kenaikan di pasar internasional.

Baca Juga: Hotman Paris Tantang Menaker Debat Terbuka Terkait Aturan Baru JHT

Saat ini harga kedelai di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Serang yang semula Rp8 ribu per kilogram menjadi Rp11.500 per kilogram.

"Aksi mogok produksi upaya kita agar pemerintah bisa menstabilkan kembali harga kedelai," ujar salah seorang perajin tempe Dede, Minggu 20 Februari 2022.

Dede menuturkan, naiknya harga kedelai menjadi dilema para perajin tahu dan tempe antara menaikan harga atau mengurangi ukuran tempe.

Baca Juga: Lirik Lagu Harleys In Hawaii, Karya Katy Perry yang Viral di TikTok

"Kalau kita naikan harganya apakah bisa laku di pasaran, kalau kita tetap produksi yang ada tidak dapat untung. Makanya, kami berharap stabilkan kembali harga kedelai ini," harapnya.

Ia mengungkapkan, untuk sekali produksi bisa menghabiskan delapan kuintal kedelai untuk memasok kebutuhan pasar Pamarayan dan pasar Cikande.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X