• Selasa, 4 Oktober 2022

Pelajar SDN Tegal Jetak Positif Covid-19, Bagaima Kelanjutan PTMnya?

- Selasa, 8 Februari 2022 | 17:28 WIB
Wakil Bupati Serang memimpin rapat evaluasi vaksin (Rahmat Tanjung / Banten Raya.com )
Wakil Bupati Serang memimpin rapat evaluasi vaksin (Rahmat Tanjung / Banten Raya.com )

BANTENRAYA,COM - Salah seorang siswa SDN Tegal Jetak, Kecamatan Ciruas dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan. Akibatnya, sekolah tersebut ditutup sementara selama dua minggu terhitung sejak 31 Januari dan proses belajar siswa dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Wakil Bupati Serang Panji Tirtasaya mengaku telah menerima informasi ada siswa SDN Tegal Jetak yang dinyatakan positif Covid-19 pada saat rapat evaluasi vaksinasi. "Untuk PTM (pembelajaran tatap muka) belum sampai ke pembatasan karena PTM kita hanya 50 persen," ujar Pandji di pendopo Bupati Serang, Senin 7 Februari 2022.

Ia telah meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya untuk mengejar informasi terkait perkembangan PTM. "Jangan sampai tidak ketahuan ada murid yang terkena Covid-19, setelah dikejar ternyata ada satu siswa SDN Tegal Jetak yang positif Covid-19 dan ada satu orang guru," katanya.

Baca Juga: 1 Menit Yang Lalu, Berikut Ini Kode Redeem ML 9 Februari 2022 Terbaru

Pandji mengungkapkan, untuk vaksinasi anak usai enam tahun sampai 11 tahun sudah mencapai 76.610 dari jumlah sasaran sebanyak 166.999 atau baru mencapai 44,43 persen. "Kami sampaikan bahwa vaksinasi ini wajib karena Covid-19 jenis Omicron sasarannya anak-anak dan lansia," tuturnya.

Ia menuturkan, kasus Covid-19 di Kabupaten Serang sampai dengan kemarin telah mencapai 531 kasus dengan rata-rata kasus harian di atas 100. "Kasus yang terjadi didominasi Omicron karena dari 18 sampel yang dikirim ke laboratorium pusat 14 di antaranya probable varian Omicron," ungkapnya.

Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Asep Nugrahayaja membenarkan jika ada siswa SDN Tegal Jetak dan guru SDN Khoirunnas, Kecamatan Ciruas yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. "Terakhir memang ada satu anak SDN Tegal Jetak yang positif tapi Omicron atau bukannya saya belum tahu. Sekolah sekarang kita wajibkan PJJ," katanya.

Baca Juga: Benarkan Hubungan Suami Istri Dilarang Setiap Selasa dan Ahad? Ini Jawaban Buya Yahya

Ia mengungkapkan, belum diketahui siswa tersebut tertular dari siapa-siapanya namun orangtuanya setiap hari pulang pergi Serang-Jakarta karena. "Sekolah ditutup dua minggu sejak 31 Januari. Kalau PTM mah berlanjut saja dengan menggunaka pola 50 persen 50 persen," ujarnya.***

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anak TK KWPK Dibekali Pemahaman Pencegahan Kebakaran

Kamis, 29 September 2022 | 21:17 WIB

487 Bidang Tanah Milik Pemkot Cilegon Belum Bersertifikat

Selasa, 27 September 2022 | 20:03 WIB
X