• Jumat, 27 Mei 2022

Kerugian Akibat Pergerakan Tanah di Cilangkap, Lebak, Capai Rp 250 Juta

- Jumat, 28 Januari 2022 | 11:30 WIB
Sebuah rumah rusak akibat pergerakan tanah di Kecamatan Kalanganyar Kabupaten Lebal (Hudaya/Bantenraya)
Sebuah rumah rusak akibat pergerakan tanah di Kecamatan Kalanganyar Kabupaten Lebal (Hudaya/Bantenraya)

BANTENRAYA.COM- Bencana pergerakan tanah yang terjadi dipermukiman penduduk di Kampung Kebon Kalapa, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar yang merusak dua rumah, serta pabrik tahu, mengakibatkan kerugian mencapai Rp 250 juta rupiah.

Berdasarkan pantauan BANTENRAYA.COM di lokasi bencana pergerakan tanah, salah satu dari dua rumah yang rusak berat yaitu Milik Mila (23), terpaksa dibongkar, karena tingkat kerusakannya sangat membahayakan bila tetap dijadikan rumah hunian. Sedangkan satu rumah lainya milik Karman yang yang juga mengalami rusak berat, tetap telah dikosongkan.

Baca Juga: Kasus Covid 19 Semakin Bertambah, Tiga Povinsi Kontribusi Angka Tertinggi

Badrudin, orang tua Mila yang ditemui dikediamannya membenarkan, bila rumah anaknya tersebut sengaja dibongkar, karena tingkat kerusakannya bisa membahayakan apabila tetap dihuni anaknya.


"Dari pada mencelakai anak saya, maka rumah tersebut kami bongkar saja,"ujar Badrudin, Jumat 28 Januari 2022.

Kepala Pelaksan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Febby Rizky Pratama yang ditemui di Kampung Kebon Kelapa mengatakan, dari hasil penghitungan sementara terhadap tingkat kerugian akibat pergerakan tanah di kampung tersebut, mencapai Rp 250 juta.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 28 Januari 2022: Mama Rosa Disekap Irvan, Aldebaran Panik

"Hari ini sudah kami hitung sementara tingkat kerugiannya, yaitu mencapai Rp 250 juta,"terang Febby. ***

 

 

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jalan ke Pintu 2 Kawasan Baduy Segera Diperbaiki

Kamis, 3 Maret 2022 | 21:00 WIB

3 Rumah Warga Cilograng Tertimpa Longsoran Jalan

Kamis, 3 Maret 2022 | 18:49 WIB
X