• Jumat, 27 Mei 2022

Kunjungan Wisatawan ke Pandeglang Anjlok, Imbas Gempa di Kecamatan Sumur

- Jumat, 28 Januari 2022 | 08:08 WIB
Perahu bersandar di Pantai Carita. Sejumlah hotel di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang diduga melanggar aturan sempadan pantai. (Yanadi/Bantenraya.com)
Perahu bersandar di Pantai Carita. Sejumlah hotel di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang diduga melanggar aturan sempadan pantai. (Yanadi/Bantenraya.com)

BANTEN RAYA.COM  - Jumlah kunjungan wisatawan dan okupansi hotel ke Kabupaten Pandeglang turun drastis.

Penurunan pengunjung terjadi akibat terkena imbas pascagempa bumi yang melanda wilayah Kecamatan Sumur, dua pekan lalu.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pandeglang Widiasmanto mengatakan, kunjungan hotel menurun dan kalau dirata-rata jumlah kunjungan wisatawan yang menginap di hotel di Pandeglang berada di bawah 30 persen.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Masih Tinggi, Bimoli Rp20 Ribu Per Liter

"Ya, ada penurunan (dampak gempa). Biasanya kalau hari libur weekend akhir pekan biasanya diangka 90 persen. Tapi pas sekarang ini pascagempa kurang dari 30 persen," kata Widi, Kamis 27Januari 2022.

Widi menerangkan, biasanya setiap weekend kunjungan wisatawan dari luar kota di atas 90 persen. Semua kamar maupun restoran selalu penuh.

"Untuk contoh di Resort Tanjung Lesung ya, misal kondisi normal rata-rata kunjungan wisatawan yang bermalam bisa 3 ribu orang perbulan bulan. Jadi kalau 30 persen hanya seribu perbulan," katanya.

Baca Juga: Vicky Prasetyo Diundang Podcast Close The Door, Deddy Corbuzier: Lo Selingkuhin Mantan Istri Gue Ya?

Widi menilai, Kondisi Ini terjadi kemungkinan karena banyak wisatawan menangguhkan berlibur akibat kondisi cuaca buruk. Bahkan, baru saja wilayah Pandeglang diterjang gempa. "Bencana gempa mungkin menjadi pertimbangan wisatawan yang berlibur," ujarnya.

Dia memastikan, kejadian gempa beberapa waktu lalu tidak menyebabkan bangunan hotel rusak. "Tapi dari sisi bangunan hotel maupun restoran pascagempa kemarin tidak begitu berpengaruh. Tidak ada kerusakan yang berarti, hanya saja memang ada tembok mengalami pecah rambut, tapi kalau dari bangunan dalam kondisi aman, karena bangunan hotel sudah tahan gempa," katanya.

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Pandeglang Jamin Harga Gas Melon Normal

Kamis, 10 Maret 2022 | 14:37 WIB

MPP Pandeglang Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Selasa, 8 Maret 2022 | 18:17 WIB
X