• Sabtu, 28 Mei 2022

Dua Wanita Muda Pedagang Sabu di Pandeglang Diborgol Polisi

- Kamis, 27 Januari 2022 | 11:55 WIB
Dua wanita muda asal Pandeglang dibekuk Satresnarkoba Polres karena diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu, Kamis 27 Januari 2022.
Dua wanita muda asal Pandeglang dibekuk Satresnarkoba Polres karena diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu, Kamis 27 Januari 2022.

BANTENRAYA.COM - Satresnarkoba Polres Pandeglang kembali meringkus dua orang wanita yang diduga bandar dan pengedar narkotika jenis sabu.

Kedua pelaku berinisial EN (26) dan DS (22) warga Kabupaten Pandeglang.

Dari tangan keduanya, polisi mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 28,98 gram.

Baca Juga: Sekjen: Golkar akan Menjadi Garda Terdepan untuk Memastikan Pemilu 2024 dengan Baik dan Suka Cita

Sabu yang diamankan terbungkus 1 plastik klip bening, 29 bungkus bekas plastik permen kopiko, dan 1 bungkus plastik klip bening besar yang didalamnya terdapat narkotika jenis sabu.

Wakapolres Pandeglang Kompol Andi Suwandi menyebutkan, kedua pelaku ditangkap di rumahnya.

Saat ditangkap kedua pelaku tidak bisa berkilah karena terdapat barang bukti.

Baca Juga: Satu Jam Main, Dinar Candy Blak-Blakan Akui Dibayar Hingga Ratusan Juta

"Keduanya ditangkap Satresnarkoba di rumahnya di wilayah Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang," tegas Andi, saat gelar pres rilis ungkap kasus narkoba di Mapolres, kepada Bantenraya.com, Kamis 27 Januari 2022.

Wakapoles mengatakan, penangkapan kedua pelaku berdasarkan informasi dari masyarakat. Sebab, kedua pelaku sebagai pengedar narkotika jenis sabu.

"Keduanya diamankan berkat informasi dari warga. Karena pelaku sebagai pedagang narkoba jenis sabu," katanya.

Baca Juga: Daftar Gubernur yang Masa Menjabatnya Berakhir 2022 dan Akan Diganti Penjabat, Banten dan DKI Ada di Dalamnya

Menurutnya, modus pelaku menjual sabu dengan cara di kemas di dalam plastik bekas permen.

"Memang unik. Yang bersangkutan dalam mengedarkan sabu di kemas di dalam permen kopiko, dan sabu yang mereka milik di simpan di satu buah teko bekas," ungkapnya.

Dijelaskannya, narkotika sabu yang dimiliki kedua pelaku dibeli dari salah satu temannya di wilayah Tangerang.

Baca Juga: Jelang Pilkada 2024, Ini Kriteria Penjabat Kepala Daerah yang Diisyaratkan Jokowi

Teman pelaku berinisial T yang kini telah ditetapkan daftar pencarian orang (DPO).

"Hasil pengembangan barang sabu didapat dari inisial T yang sekarang masih DPO. Mohon doanya dalam waktu dekat semoga pelaku bisa diungkap karena dia bandarnya," harapnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku terancam Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2, Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman hukuman paling singkat 6 tahun penjara, dan paling lama 20 tahun penjara atau dipidana seumur hidup," paparnya. ***

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Pandeglang Jamin Harga Gas Melon Normal

Kamis, 10 Maret 2022 | 14:37 WIB

MPP Pandeglang Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Selasa, 8 Maret 2022 | 18:17 WIB
X