• Jumat, 27 Mei 2022

Gempa Sumur Pandeglang Akibat Pergerakan Lempeng Samudera Indo-Australia

- Selasa, 18 Januari 2022 | 11:47 WIB
Rumah warga Kecamatan Sumur rusak terdampak gempa bumi, Selasa 18 Januari 2022. (Yanadi/Bantenraya)
Rumah warga Kecamatan Sumur rusak terdampak gempa bumi, Selasa 18 Januari 2022. (Yanadi/Bantenraya)

BANTENRAYA.COM - Gempa bumi 6.6 magnitudo yang menerjang Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang ternyata akibat pergerakan lempeng Samudera Indo-Australia.

Kepala Stasiun Geofisika Klas I Tangerang, Suwardi mengatakan, gempa bumi yang terjadi karena wilayah Sumur berada di atas Lempeng Indo-Australia.

Baca Juga: Makam Guru Ngaji Dibongkar, Jasadnya Utuh dan Menebarkan Harum Kasturi Walau Sudah 17 Tahun Dikubur

Mengingat kawasan itu merupakan salah satu titik yang paling sering terjadi gempa di Banten.

"Memang di Selatan Banten ini, produk gempa ada di Sumur, karena memang penggeraknya Indo-Australia yang sangat aktif. Makanya, di sini (Sumur-red) selalu terjadi gempa," kata Suwardi, ditemui saat meninjau dampak gempa di Sumur, Senin 17 Januari 2022.

Baca Juga: Kecelakaan di Tol, 2 Penumpang Bus Asli Prima Meninggal dan 5 Penumpang Luka-Luka

Suwardi menilai, bahwa peristiwa gempa bumi di Sumur merupakan suatu hal yang wajar dan biasa bagi warga Sumur. "Itu sudah biasa. Makanya masyarakat di sini sudah terbiasa, tidak terjadi kepanikan," ujarnya.

Peristiwa gempa bumi yang menerjang Kecamatan Sumur, mengakibatkan rumah warga di Kabupaten Pandeglang rusak. Berdasarkan data yang dipublikasikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Pandeglang, rumah-rumah warga yang hancur mencapai 2.286 unit. Dengan rincian 1.934 rumah rusak ringan, 498 rumah rusak sedang, dan 399 rumah rusak berat. ***

 

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Pandeglang Jamin Harga Gas Melon Normal

Kamis, 10 Maret 2022 | 14:37 WIB

MPP Pandeglang Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Selasa, 8 Maret 2022 | 18:17 WIB
X