• Jumat, 27 Mei 2022

Bosda Dipotong 50 Persen dan Insentif Dikurangi, Ratusan Kepala Sekolah Swasta di Banten Geruduk Pemprov

- Senin, 17 Januari 2022 | 11:07 WIB
Ratusan kepala sekolah di Banten, mulai dari SMA, SMK, dan SKh menggelar aksi dengan cara doa bersama di Masjid Al Bantani KP3B, Senin, 17 Januari 2022. (tohir/bantenraya.com)
Ratusan kepala sekolah di Banten, mulai dari SMA, SMK, dan SKh menggelar aksi dengan cara doa bersama di Masjid Al Bantani KP3B, Senin, 17 Januari 2022. (tohir/bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM – Ratusan kepala sekolah swasta mulai dari SMK, SMA, dan SKh di Provinsi Banten menggelar aksi unjuk rasa di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Curug, Kota Serang, Senin, 17 Januari 2022.

Aksi ini merupakan puncak kekesalan dari para kepala sekolah.

Pasalnya, selama ini ada banyak kekecewaan yang mereka pendam dan mencapai puncaknya ketika bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) tidak cair.

Baca Juga: Rapat Paripurna Usul Interpelasi Terhadap Walikota Cilegon Ditunda Satu Jam, Pertanda Lobi-Lobi Gagal?

Juhyani, salah satu pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK di Kota Serang, mengatakan, sebelum memutuskan untuk menggelar aksi, para kepala sekolah swasta di Provinsi Banten sudah sering dikecewakan oleh Pemerintah Provinsi Banten.

Beberapa kekecewaan itu misalnya adanya pendirian beberapa sekolah negeri di wilayah yang sudah cukup lembaga pendidiknya, guru di sekolah swasta yang pindah ke sekolah negeri karena bosda di sekolah negeri lebih besar, dan guru terbaik swasta hengkang dari swasta ke sekolah negeri.

"Selama ini kita hanya diam," katanya, Minggu (16/1).

Baca Juga: Gus Arya Trending di Twitter Karena Menantang Keberadaan Allah SWT, Dulu Pernah Duel dengan Habib Bahar

Sekolah swasta juga diam ketika ada pemotongan bosda sebanyak 50 persen.

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X