• Jumat, 27 Mei 2022

Penerima BPNT di Kampung Tapos Kabupaten Lebak Diminta Ongkir, Begini Modusnya

- Rabu, 12 Januari 2022 | 17:15 WIB
Ilustrasi BNPT. Sejumlah penerima BPNT di Kabupaten Lebak diminta ongkir oleh oknum agen dengan modus mengantarkan komoditas bantuan ke penerima. (Pixabay/ImageParty)
Ilustrasi BNPT. Sejumlah penerima BPNT di Kabupaten Lebak diminta ongkir oleh oknum agen dengan modus mengantarkan komoditas bantuan ke penerima. (Pixabay/ImageParty)

 

BANTENRAYA.COM - Penerima program bantuan pangan non tunai (BPNT) di Kampung Tapos, Desa Leuwi Ipuh, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, mengeluh karena diminta ongkir atau ongkos kirim.

Mereka diminta ongkir diduga oleh oknum agen penyalur BPNT di kampung tersebut.

Modus dimintai ongkir terjadi karena komoditas bantuan BNPT tersebut diantar langsung oleh pihak agen penyalur ke rumah penerima bantuan.

Baca Juga: Selain Ardhito Pramono, 3 Musisi Ini Juga Pernah Ditangkap Karena Kasus Ganja

Salah seorang keluarga penerima manfaat (KPM) BNPT Nani mengatakan, biasanya saat program BPNT turun pihaknya yang langsung mengambilnya ke agen BPNT.

Akan tetapi, baru-baru ini justru pihak agen yang mengantarkannya ke masing-masing rumah KPM lalu diminta ongkir.

"Saya dapat beras enam karung dan komoditi lainnya pak, dan saya harus menebusnya Rp50 ribu untuk ongkir.

Baca Juga: 3 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Sebelum Menerima Vaksin Booster Ala Dr Vito

"Bahkan (dari) enam karung beras yang saya terima cuma lima karung dengan dalih yang satu karungnya lagi akan dibagikan ke warga lainya," ungkap Nani, Rabu 12 Januari 2022.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jalan ke Pintu 2 Kawasan Baduy Segera Diperbaiki

Kamis, 3 Maret 2022 | 21:00 WIB

3 Rumah Warga Cilograng Tertimpa Longsoran Jalan

Kamis, 3 Maret 2022 | 18:49 WIB
X