• Rabu, 26 Januari 2022

Sawah Terendam Akibat Pembangunan Perumahan, Petani Sepang Kota Serang Protes

- Rabu, 8 Desember 2021 | 17:26 WIB
Belasan warga petani Sepang, Kota Serang menggelar aksi protes atas pembangunan perumahan yang dianggap merugikan karena efek pembangunan menyebabkan sawah warga terendam air. (Muhamad Tohir/Bantenraya.com)
Belasan warga petani Sepang, Kota Serang menggelar aksi protes atas pembangunan perumahan yang dianggap merugikan karena efek pembangunan menyebabkan sawah warga terendam air. (Muhamad Tohir/Bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM - Belasan warga atau petani Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, memprotes pembangunan perumahan oleh salah satu pengembang di wilayah mereka.

Pembangunan perumahan itu diduga menyebabkan sawah terendam air bahkan tanaman padi milik petani Sepang membusuk.

Waidin, salah seorang warga dan petani Sepang Waru mengatakan, sudah banyak tenaga dan uang yang dia keluarkan untuk menggarap lahan sawah yang saat ini terendam akibat pembangunan perumahan.

Baca Juga: Lirik lagu Separuh dari Jemimah Cita, Jebolan Indonesia Idol 2021 yang Viral di Medsos

Karena itu dia meminta ganti rugi kepada pengembang atas tenaga dan biaya yang sudah ia keluarkan.

"Kita enjuk genti rugi (saya minta ganti rugi-red)," ujar Waidin saat melakukan aksi bersama belasan warga lain, Rabu, 8 Desember 2021.

Pasalnya, tanaman padi yang dia tanam ini sudah membusuk akibat terlalu lama terendam oleh air.

Baca Juga: Anak Walikota Serang Dilantik Jadi Ketua KNPI Kota Serang, Ajak Pemuda Lahirkan Ide-ide Brilian

Dia mengatakan, seharusnya petani diberitahu agar tidak menggarap terlebih dahulu sawah bila akan ada pembangunan.

Dia mengatakan, tanaman padi yang ia tanam sudah sekitar satu minggu terendam oleh air dan tidak ada lagi harapan tanaman tersebut akan hidup.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Walikota Syafrudin Sentil Lurah Soal Tumpukan Sampah

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:51 WIB

Pemkot Serang Bangun UDD PMI Kota Serang Tahun Depan

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:06 WIB
X