• Jumat, 21 Januari 2022

Pembangunan Tol Serang-Panimbang Seksi II Terkendala Cuaca Ekstrem

- Kamis, 9 Desember 2021 | 06:00 WIB
Truk pengangkut tanah di proyek Tol Seksi II Rangkas Cileles tidak beroperasi karena jalanan becek akibat hujan deras (Hudaya/Bantenraya)
Truk pengangkut tanah di proyek Tol Seksi II Rangkas Cileles tidak beroperasi karena jalanan becek akibat hujan deras (Hudaya/Bantenraya)

BANTEN RAYA.COM - Proses pembangunan jalan Tol Serang-Panimbang seksi II Rangkas Cileles terendala cuaca ekstrim.

Akibatnya, truk pengangkut tanah tidak bisa beroperasi karena jalanan di wilayah proyek berlumpur dan licin. Padahal, Tol Seksi II Rangkas Cileles ini ditarget selesai tahun depan. 

Manejer Bidang Pengembangan Sistem PT Wijaya Karya (Wika) Serang-Panimbang, Muhamad Albagir kepada Banten Raya membenarkan, guyuran hujan akibat cuaca ekstrim yang hampir terjadi setiap hari, sangat mengganggu pekerjaan pembangunan jalan Tol Seksi II Rangkas Cileles.

Baca Juga: Menteri KKP Berikan Pinjaman Modal untuk Pembudidaya Patin Pemula di Kampung Patin Cisilad Kabupaten Lebak

Bahkan, karena saat ini tahap pengerjaannya mayoritas yang berkaitan pemadatan dan penimbunan tanah galian, maka hampir semua armada truk maupun alat berat sulit beroperasi. 

"Sekarang ini lahan yang kami garap untuk pembangunan jalan Tol Seksi II Rangkas Cileles semuanya masih dalam proses pemadatan atau penggalian dan pengerukan tanah. Lalu akibat sering diguyur hujan, maka pengerjaan tersebut menjadi terhambat," ujar Albagir, Rabu 8 Desember 2021.

Ditambahkannya, beberapa akses jalan masyarakat yang terkena dampak proyek menjadi licin, rusak maupun kotor akibat dilintasi armada proyek pembangunan tol. Atas kejadian ini pihaknya telah mengintruksikan untuk langsung menggubungi PT Wika Serang-Panimbang melalui call center ataupun instagram @wikaserpan.

 Baca Juga: Tafsir Mimpi Semut dalam Islam, Dikaruniai Banyak Anak Sampai Pertanda Mati Syahid

"Bila ada keluhan warga, yang akses jalannya terkena dampak oleh proses pembangunan tol seksi dua, maka dalam satu kali dua puluh empat jam langsung kita tangani," katanya.

Ujang salah satu operator alat berat yang bertugas melakukan penggalian tanah di pembangunan tol seksi dua di Cileles mengungkapkan, akibat lokasi yang ditanganinya becek dan licin, maka alat beratnya sulit bekerja maksimal.

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Lebak Kembali Berlakukan WFO 50 Persen

Rabu, 19 Januari 2022 | 07:52 WIB

Ketua Gapensi Lebak Bantu Dana Untuk FPTI Lebak

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:42 WIB

Baru Saja! Bayah Diguncang Gempa Magnitudo 5.4,

Senin, 17 Januari 2022 | 08:57 WIB

325 KM Jalan Kabupaten di Lebak Dalam Kondisi Rusak

Rabu, 12 Januari 2022 | 07:34 WIB

Pasar Mitra Tani di Lebak Diserbu Pengunjung

Jumat, 7 Januari 2022 | 11:00 WIB
X