• Sabtu, 22 Januari 2022

BMKG Peringatkan Bahaya Ketinggian Pasang Air Laut Maksimum Terjadi Hingga 9 Desember, Disebabkan Perigee

- Selasa, 7 Desember 2021 | 08:43 WIB
 Banjir rob menggenangi Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten Senin 6 Desember 2021 malam (Foto Tagana Pandeglang)
Banjir rob menggenangi Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten Senin 6 Desember 2021 malam (Foto Tagana Pandeglang)

BANTENRAYA.COM – BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) memperingatkan bahwa ketinggian pasang air laut maksimum terjadi hingga 9 Desember.

Ketinggian pasang air laut ini menurut BMKG disebabkan fase bulan baru yang bersamaan dengan Perigee atau jarak terdekat bulan ke bumi.

Dalam face Perigee ini berpotensi menyebabkan terjadinya peningkatan pasang air laut maksimum yang lebih signifikan.

Baca Juga: JAUHI PANTAI! Laut Sedang Mengamuk, Banjir Rob dan Tinggi Ombak 6 Meter

“Berdasarkan data water level dan prediksi pasang surut. Banjir pesisir atau rob  berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia 2-9 Desember 2021,” tulis Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto dalam siaran persnya pada 1 Desember 2021 lalu.

Dalam siaran pers ini disebutkan beberapa daerah yang diprediksi mengalami pasang air laut adalah :
Aceh, Sumatera Utara, Batam, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Maluku, dan Sulawesi Utara.

Baca Juga: ATR BPN Kota Serang Serahkan 18 Sertifikat PLN

“Banjir pesisir diprediksi terjadi dengan waktu yang berbeda antar wilayah. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas keseharian, bongkar muat pelabuhan, aktivitas pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat,” bunyi siaran pers BMKG.

 

Editor: Muhaemin

Sumber: BMKG

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wapres Tinjau Korban Gempa di Desa Munjul Pandeglang

Kamis, 20 Januari 2022 | 12:56 WIB

PAD Pariwisata Tahun 2022 Ditarget Rp700 Juta

Senin, 17 Januari 2022 | 07:30 WIB
X