• Jumat, 21 Januari 2022

Gardu Induk Digital Pertama di Indonesia Dioperasikan, PLN Siap Perkuat Kawasan Industri Kabupaten Tangerang

- Jumat, 3 Desember 2021 | 07:35 WIB
Gardu Induk Digital pertama di Indonesia sudah dioperasikan dan memperkuat Kawasan Industri Kabupaten Tangerang (PT PLN)
Gardu Induk Digital pertama di Indonesia sudah dioperasikan dan memperkuat Kawasan Industri Kabupaten Tangerang (PT PLN)

BANTENRAYA.COM - PT PLN mengoperasikan gardu induk digital pertama di Indonesia. Ini akan membuat kelistrikan di Kawasan Industri di Kabupaten Tangerang makin siap.

Melalaui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) melalui 2 unit pelaksananya, yaitu Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 2 dan Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 4 bersinergi dalam melakukan pemberian tegangan atau energize terhadap 3 (tiga) infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus.

Adalah Gardu Induk Digital (GID) 150 kV Sepatan II, berikut 2 proyek pendukungnya yakni Transmisi SUTT 150 kV Sepatan II – Sepatan, dan Ext 2 Line Bay Gardu Induk (GI) 150 kV Sepatan yang sudah diber tegangan.

Baca Juga: Hasil Liga Inggris di Matchday ke 14, Manchester United Tumbangkan Arsenal Ronaldo jadi Aktor Kemenagan  

Ketiga infrastruktur ketenagalistrikan tersebut berhasil energize secara maraton, dimulai dengan Ext 2 LB GI 150 kV Sepatan dan SUTT 150 kV Sepatan II – Sepatan pada 27 November 2021 pukul 16.19 WIB, dan diakhiri dengan energize GID 150 kV Sepatan II pada 29 November 2021 tepat pada pukul 03.15 WIB, bertempat di masing-masing site project. 

General Manager PLN UIP JBB, Ratnasari Sjamsuddin, mengungkapkan bahwa proyek GID 150 kV Sepatan II merupakan Gardu Induk dengan teknologi yang mutakhir.

Ia menambahkan, GID merupakan suatu inovasi dari PLN sebagai perusahaan yang terus bertumbuh kembang.

Baca Juga: Gedung Cyber 1 Terbakar, Nomor Kegawatdaruratan 112 Sementara Tidak Bisa Dihubungi 

“Pembangunan GID 150 kV Sepatan II menerapkan teknologi digital pada gardu induk konvensional, untuk menunjang pengoperasian Gardu Induk secara remote, tanpa operator. Tentunya hal ini menjadi keunggulan, dimana data yang mampu dikirimkan ke control center lebih banyak, sehingga kontrol jarak jauh lebih baik,” ungkap Ratna. 

Tidak hanya itu, penggunaan teknologi GID ini memiliki keunggulan lain seperti pengurangan kabel tembaga hingga 80% dan digantikan dengan kabel fiber optik.

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X