• Rabu, 17 Agustus 2022

Kekurangan Armada, DLH Kota Serang Tak Mampu Atasi Sampah Liar di Ibu Kota

- Selasa, 30 November 2021 | 19:43 WIB
Plt Kepala DLH Kota Serang Roni Yurani di ruang kerjanya, mengatakan pihaknya belum bisa mengatasi sampah liar karena keterbatasan armada, Selasa 30 November 2021. (Muhamad Tohir/Bantenraya.com)
Plt Kepala DLH Kota Serang Roni Yurani di ruang kerjanya, mengatakan pihaknya belum bisa mengatasi sampah liar karena keterbatasan armada, Selasa 30 November 2021. (Muhamad Tohir/Bantenraya.com)
BANTENRAYA.COM - Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang mengakui masih belum maksimal dalam memberikan pelayanan sampah, terutama dalam mengangkut sampah liar.
 
DLH Kota Serang mengalami kendala terbatasnya armada pengangkut sehingga masalah sampah liar masih belum teratasi. 
 
Plt Kepala DLH Kota Serang Roni Yurani mengatakan, dalam satu hari Kota Serang menghasilkan kurang lebih 400 ton sampah. Termasuk sampah liar. 
 
 
Dengan jumlah sampah sebanyak itu, seharusnya Kota Serang mempunyai 200 kendaraan pengangkut sampah. 
 
"Atau minimal ada 100 kendaraan," kata Roni, Selasa 30 November 2021. 
 
Namun kenyataan berkata lain, saat ini Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang hanya memiliki 30 kendaraan pengangkut sampah.
 
 
Itupun sebagian besar kendaraan tua yang sudah keluar masuk bengkel akibat sering mengadat. 
 
"Kami sangat keterbatasan armada yang kami miliki," katanya. 
 
Karena itulah pihaknya belum maksimal dalam menangani masalah sampah. Apalagi, DPRD Kota Serang menargetkan retribusi dari sampah.
 
 
Sementara untuk sampah liar tidak ada yang bisa bertanggung jawab membayar retribusi. 
 
Roni mengungkapkan, dia sudah mengajukan anggaran pembelian mobil pengangkut sampah beserta alat yang bisa menghancurkan sampah.
 
Sehingga, ketika ada sampah liar cukup menggunakan alat itu dan masalah sampah liar akan selesai. 
 
 
Pihaknya bahkan meminta masing-masing kelurahan diberikan anggaran penanganan sampah sehingga sampah akan dapat diselesaikan di hulu.
 
Dengan demikian diyakini akan mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPAS Cilowong. 
 
"Kami mengajukan Pemkot Serang membeli mesin alat pengolahan sampah sehingga sampah dikelola di tiap kelurahan," katanya. 
 
 
Roni mengungkapkan, ke depan pengelolaan sampah akan diserahkan ke masing-masing kelurahan sehingga Kelurahan bisa melakukan penanganan sampah di masing-masing keluraha. 
 
Kepala UPTD Pengelolaan Sampah DLH Kota Serang Askolani mengatakan, saat ini terdapat sekitar 90 titik sampah liar di Kota Serang.
 
"Sampah-sampah itu tersebar di sejumlah lokasi, terutama di pinggir jalan. *** 

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KUA PPAS Kota Serang Tahun 2023 Bertambah 2 Miliar

Jumat, 12 Agustus 2022 | 07:52 WIB

10 Tahun Tunggak Pajak, SPPT PBB-P2 Diblokir

Senin, 25 April 2022 | 22:21 WIB

Sepakbola Target Meraih Medali Emas Porprov VI

Kamis, 31 Maret 2022 | 21:57 WIB
X