• Kamis, 2 Desember 2021

Berbahaya, PLN Imbau Masyarakat Tidak Bermain Layang-layang di Sekitar Jaringan Listrik

- Jumat, 26 November 2021 | 13:08 WIB
Pegawai PLN memperbaiki jaringan listrik yang sedang mengalami gangguan. Salah satu penyebab terjadinya gangguan listrik yaitu karena layang-layang.  (PT PLN (Persero) UID Banten)
Pegawai PLN memperbaiki jaringan listrik yang sedang mengalami gangguan. Salah satu penyebab terjadinya gangguan listrik yaitu karena layang-layang. (PT PLN (Persero) UID Banten)

BANTENRAYA.COM - Sepanjang periode bulan Januari-November tahun 2021, PT PLN (Persero) UID Banten menunjukkan bahwa terdapat total 65 kali gangguan listrik dengan durasi padam selama 3.379 menit yang diakibatkan oleh layang-layang.

Senior Manager Distribusi PLN UID Banten, Putu Eka Astawa, menyebutkan bahwa bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik dapat menyebabkan pasokan listrik terganggu.

Apabila masyarakat bermain layang-layang, apalagi yang talinya menggunakan kawat, ini dapat  sangat berbahaya.

Baca Juga: Lahir dengan Selamat, Anak Kedua Raffi Ahmad Punya Nama Awalan R

"Karena kawat tersebut dapat menghantarkan listrik dan ketika mengenai jaringan listrik PLN, akan menyebabkan hubungan singkat atau korsleting yang dapat membahayakan nyawa serta berakibat terganggunya pasokan listrik yang akan turut mempengaruhi pasokan listrik ke rumah sakit rujukan Covid 19, sentra vaksinasi, dan produsen oksigen yang sangat penting perannya dalam penanganan pandemi," ujar Putu.

Untuk itu PLN mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik PLN, apalagi menggunakan layang-layang bertali kawat yang dapat menghantarkan listrik.

Hal ini demi keselamatan dan keamanan masyarakat dari bahaya sengatan listrik serta kelancaran pasokan listrik.

Baca Juga: Nagita Slavina Lahirkan Anak Kedua, Ini Harga Strollernya Yang Setara Rumah

"Kami memahami bahwa salah satu hobi yang digemari masyarakat kita adalah bermain layang-layang,” lanjut Putu.

Halaman:

Editor: Ahmad Marjuki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pandemi Hantam Pelaku Jasa Konstruksi di Banten

Senin, 29 November 2021 | 19:30 WIB

Pengembang Perumahan Wajib Sediakan Tempat Sampah

Senin, 29 November 2021 | 11:02 WIB

LKRA Selesai, Lingkungan Kemang RT 02 Kotor Lagi

Sabtu, 27 November 2021 | 19:55 WIB
X