• Kamis, 27 Januari 2022

Usulkan UMK 2022 Naik Tak Sampai 1 Persen, Walikota Cilegon Takut Disanksi Kemendagri

- Jumat, 26 November 2021 | 09:25 WIB
Walikota Cilegon helldy Agustian mengungkap alasan mengusulkan UMK 2022 di Kota Cilegon hanya naik 0,71 persen karena hal itu sesuai arahan pusat melalui PP Nomor 36 Tahun 2021 dan bakal disanksi oleh Kemendagri jika tak mengikutinya. (Ainul Gillang/Bantenraya.com)
Walikota Cilegon helldy Agustian mengungkap alasan mengusulkan UMK 2022 di Kota Cilegon hanya naik 0,71 persen karena hal itu sesuai arahan pusat melalui PP Nomor 36 Tahun 2021 dan bakal disanksi oleh Kemendagri jika tak mengikutinya. (Ainul Gillang/Bantenraya.com)

"Kalau buruh 13,50 persen usulan kenaikannya," ungkapnya. 

Helldy sendiri dinilai pro kapitalis. Para buruh mengaku tidak akan kembali memilih Helldy lagi sebagai Walikota Cilegon.

"Kalau mau mencalonkan sebagai walikota, harus bijak dan seadil-adilnya, ya tidak memilih lagi," tandasnya. 

Baca Juga: Terlindas Truk Tronton, Seorang Mahasiswa Tewas di Jalan Raya Serang-Pandeglang 

Dengan usulan kenaikan UMK 0,71 persen, kenaikan upah hanya sekitar Rp30 ribu.  

"Kalau bijak, untuk menjaga hubungan industrial yang kondusif," ujarnya.  

Rudi mengaku, hubungan antara Pemkot Cilegon dan buruh selama ini baik-baik saja, namun dengan usulan UMK yang kecil Ia mengaku tidak bisa menjamin kondusivitas hubungan industrial. 

Baca Juga: Chip Gratis Akhir Bulan, Ini Kode Penukaran Higgs Domino Island 26 November 2021 Terbaru 

"Harusnya bijak, memertimbangkan usulan pakar pengupahan 3,51 persen kalau mau. Kita kecewan dan menolak usulan Pemkot Cilegon," ucapnya. ***

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X