• Selasa, 18 Januari 2022

Kapolda Banten Imbau Warga Tak Mudik Saat Nataru: Rayakan di Rumah Masing-masing

- Kamis, 25 November 2021 | 20:40 WIB
   Kapolda Banten Irjen Pol Rudy melarang masyarakat untuk mudik saat libur Nataru mendatang, Kamis 25 November 2021. (Dokumentasi Humas Polda Banten)
  Kapolda Banten Irjen Pol Rudy melarang masyarakat untuk mudik saat libur Nataru mendatang, Kamis 25 November 2021. (Dokumentasi Humas Polda Banten)

BANTENRAYA.COM - Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto mengimbau agar warga tak mudik pada periode Natal dan tahun baru (Nataru). 

Imbauan mudik saat Nataru dari Kapolda Banten dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.  

Kapolda Banten menyarankan agar masyarakat bisa merayakan Nataru secara sederhana di rumah masing-masing. 

Baca Juga: Mewakili Industri, Mantan Balon Walikota Cilegon Ini Singgung Serapan APBD yang Masih Rendah 

Hal itu sejalan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 pada Nataru

Salah satunya adalah kebijakan peniadaan mudik, serta meminta masyarakat untuk tidak bepergian jika tidak mendesak.

Terlebih pemerintah juga menerapkan, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM level 3 di seluruh Indonesia selama Nataru.

Baca Juga: Siswa SMK Setia Budhi Rangkasbitung Lebak Tewas Setelah Dikeroyok 3 Pria Misterius 

“Masyarakat kami imbau agar tidak mudik saat libur Natal dan Tahun Baru. Rayakan secara sederhana bersama keluarga di rumah masing-masing,” ujar Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto, Kamis 25 November 2021.

Rudy menjelaskan saat ini pemerintah telah memberlakukan status PPKM level 3, sehingga secara nasional mobilitas, dan aktivitas masyarakat dibatasi.

Kepolisian juga akan mengacu Inmendagri nomor 62 tahun 2021 tentang penanggulangan Covid-19.

Baca Juga: Detik-detik Dua Kapal Ferry di Merak Banten Bertabrakan, Akibat Gelombang Tinggi dan Cuaca Buruk

“Mobilitas dan aktivitas warga akan dibatasi sesuai ketentuan dalam PPKM level 3, sehingga masyarakat diminta untuk tidak ke luar kota," jelasnya.

Lebih lanjut, Rudy menjelaskan kepolisian akan melakukan pengetatan, dan pengawasan di tempat wisata, maupun tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan massa. 

"Polda Banten secara tegas akan melakukan pengawasan kegiatan masyarakat. Kita akan kembali belakukam PPKM, pembatasan kapasitas pengunjung di tempat wisata, tempat ibadah dan tempat publik lainnya,” pungkasnya. *** 

Halaman:
1
2

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X