• Kamis, 2 Desember 2021

LPM SiGMA Gelar Workshop Jurnalisme Keberagaman

- Kamis, 25 November 2021 | 13:13 WIB
LPM SiGMA UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten akan menggelar Workshop Jurnalisme Keberagaman dengan tema “Membangun Media Sebagai Ruang Aman untuk Semua Orang”.  (Sumber: LPM SiGMA UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten )
LPM SiGMA UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten akan menggelar Workshop Jurnalisme Keberagaman dengan tema “Membangun Media Sebagai Ruang Aman untuk Semua Orang”. (Sumber: LPM SiGMA UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten )

BANTENRAYA.COM – Lembaga Pers Mahasiswa atau LPM SiGMA UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten akan menggelar Workshop Jurnalisme Keberagaman. 

 

Workshop Jurnalisme Keberagaman yang digelar LPM SiGMA ini mengambil tema “Membangun Media Sebagai Ruang Aman untuk Semua Orang”. 

 

Workshop Jurnalisme Keberagaman akan digelar pada Sabtu, 27 November 2021 melalui Zoom Meeting pukul 10.00-14.00 WIB.

Baca Juga: Mengenal Sosok Hoegeng Iman Santoso, Kapolri ke-5 yang Dikenal Jujur

Ketua Pelaksana Workshop Jurnalisme Keberagaman Anang Nasrullah menuturkan, akan ada dua pembicara dalam Workshop Jurnalisme Keberagaman ini, yaitu Wahyu Nurdianto dan Andreas Harsono. 

 

Wahyu Nurdianto merupakan Wakil Pemimpin Redaksi Times Indonesia. Sedangkan Andreas Harsono merupakan pendiri Yayasan Pantau, pendiri Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Indonesia, dan penulis buku “Agama Saya Adalah Jurnalisme”.

 

Dalam Workshop Jurnalisme Keberagaman itu, Wahyu Nurdianto akan berbicara tentang Media Sosial, Ekosistem Keberagaman untuk Anak Muda. 

Baca Juga: Jamkrida Banten Bagikan Dividen Rp1,6 Miliar

Sedangkan Andreas Harsono akan berbicara tentang Prinsip-Prinsip Jurnalisme Keberagaman, Media, dan Gender. 

 

Pimpinan Umum LPM SiGMA Ahmad Khudori mengatakan, Workshop Jurnalisme Keberagaman digelar karena Jurnalis dan media masa memiliki peran penting dalam menciptakan suasana kehidupan yang ramah dan aman. 

 

“Dengan demikian, sangat penting untuk insan pers memiliki pemahaman ihwal keberagaman,” kata Khudori.

Baca Juga: Bursa Efek Indonesia Hapus Kode Broker Mulai 6 Desember 2021

Khudori mengatakan, keberagaman merupakan sebuah keniscayaan dalam kehidupan. Perbedaan akan menjadi anugerah jika bisa saling mengasihani satu sama lain dan memberikan ruang yang aman bagi kelompok rentan dan marjinal. *** 

Halaman:

Editor: Rahmat Kurniawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Duh! Ada 47 Warga Pandeglang Positif HIV dan AIDS

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:07 WIB
X